BPKAD Kota : Aturan Pengelolaan Keuangan - Barang Berubah Setiap Saat

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Dr. Adolf Siahay, SE, M.Si, Ak.CA, mengakui terkait peraturan tentang pengelolaan keuangan maupun barang berubah setiap saat.
Share it:
Kepala BPKAD Kota Jayapura, Dr. Adolf Siahay, SE, M.Si, Ak.CA
Jayapura, Dharapos.com 
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Dr. Adolf Siahay, SE, M.Si, Ak.CA, mengakui terkait peraturan tentang pengelolaan keuangan maupun barang berubah setiap saat.

“Dan kita harus mengupdate pemahaman dan pengetahuan baik bendahara uang maupun bendahara barang,” akuinya, saat dikonfirmasi di Aston Hotel Jayapura, Selasa (22/8).

Hal itu pula yang menjadi tugas BPKAD sehingga setiap staf yang dipercayakan untuk memegang tanggung jawab dalam pengelolaan barang milik daerah maupun keuangan daerah akan selalu memegang pada ketentuan yang berlaku.

“Karena kita senantiasa dihadapkan dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Artinya unsur kepatuhan yaitu setiap terjadi perubahan-perubahan dalam pengelolaan keuangan maupun barang daerah maka kami akan melakukan sosialisasi,” terang Siahay di sela-sela acara
Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Sehingga para pengelola  tidak ketinggalan dalam informasi maupun pemahaman peraturan yang berlaku guna  tercipta tata kelola aset yang baik.

“Terkait dengan penertiban aset maka  kita harus tertib dalam menyampaikan laporan barang daerah baik dari KIP I tanah, sampai KIF F - konstruksi dalam pengerjaan. Harus terarah agar administrasinya tertib dan pelaporan dalam neraca daerah bisa dipertanggungjawabkan dengan baik,” urainya.

Lanjut Siahay, ketika terjadi perubahan peraturan maka pihaknya akan menindaklanjuti administrasi yang harus dipenuhi dari pengelolaan barang milik daerah.

Diakuinya, untuk mesin dan peralatan banyak cenderung yang tidak tertib dalam administrasi.

“Seperti UPS yang rusak langsung dibeli baru tanpa di sertai berita caranya untuk menyatakan barang rusak dan siap diusulkan untuk dihapuskan dan kejadian seperti itu sangat banyak,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga