Jadi Kota Kecil Terbersih di Indonesia, Bupati Apresiasi Semua Pihak

Bertepatan pada Malam Anugerah Lingkungan Hidup, Rabu (2/8) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI kembali menganugerahkan Adipura kepada Kabupaten Biak Numfor sebagai kota kecil terbersih di seluruh Indonesia.
Share it:
Bupati Thomas AE. Ondy berpose bersama Piala Adipura sebagai kota kecil terbersih di Indonesia 
Jakarta, Dharapos.com
Bertepatan pada Malam Anugerah Lingkungan Hidup, Rabu (2/8) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI kembali menganugerahkan Adipura kepada Kabupaten Biak Numfor sebagai kota kecil terbersih di seluruh Indonesia.

Penghargaan ini menjadi yang ke empat kalinya secara berturut-turut yang diraih kabupaten berjuluk “Pulau Karang Panas” ini di tingkat nasional.

Pantauan langsung Beritapapua.Dharapos.com di lokasi acara Gedung Manggala Wanabakti Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan Jakarta, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri LHK RI,  DR. Siti Nurbaya kepada Bupati Biak Numfor ,Thomas Alfa Edison Ondy, SE, MM.

Tak ketinggalan 10 petugas kebersihan dan juga para kepala distrik se Kabupaten Biak Numfor yang turut menyaksikan langsung momen penganugerahan tersebut.

Pada acara yang sama, selain penyerahan piala Adipura, menteri Siti Nurbaya juga turut diserahkan piala penghargaan Adiwiyata untuk sekolah-sekolah se - Indonesia yang meraih prestasi di bidang lingkungan, serta pemberian sertifikat dan piagam untuk kota dan kabupaten terbersih dengan kategori sedang dan kecil.

Menteri LHK RI, DR. Siti Nurbaya saat menyerahkan Piala Adipura kepada Bupati Biak Numfor
Bupati Thomas AE. Ondy mengakui Piala Adipura tersebut diraih atas suksesnya seluruh warga Kabupaten Biak Numfor yang ikut membantu Pemerintah dalam menjaga kebersihan.

“Terutama ibu-ibu para pekerja, bapak-bapak, mama-mama, dan semua yang sudah ikut menjaga kebersihan dengan mengikuti saran Pemerintah Daerah tentang jam buang sampah, dan tempat menaruh sampah,  serta tidak membuang sampah sembarangan di seluruh Kota Biak,” pujinya seraya mengapresiasi dukungan semua pihak hingga kabupaten di bagian utara Provinsi Papua ini berhasil mempertahankan prestasi tahun lalu sebagai kota kecil terbersih di seluruh Indonesia.

Bahkan sebagai wujud apresiasi dan penghargaan dari Bupati, beberapa ibu karyawan dari tim kebersihan mewakili seluruh karyawan berkesempatan hadir di Jakarta guna melihat secara langsung momen penganugerahan Adipura.

Diakui Bupati, untuk mempertahankan Adipura yang ke empat kalinya membutuhkan tenaga, pikiran dan juga dana yang cukup besar untuk membuat kota Biak itu bersih, asri, rindang, tertib, dan nyaman.

Termasuk kebersihan taman-taman kota yang di gunakan untuk kepentingan khalayak ramai hingga akhirnya mendapat penghargaan  tertinggi dari Presiden.

10 petugas kebersihan dan juga para kepala distrik se Kabupaten Biak Numfor yang turut menyaksikan
langsung momen penganugerahan Adipura foto bersama dengan Bupati Thomas AE. Edison  
“Piala Adipura berturut-turut hingga 4 kali merupakan satu kebanggaan bagi kita semua,” tandasnya.

Lanjut Bupati,  di tahun 2018 mendatang, pihaknya akan memperbaiki berbagai tampilan khususnya dalam bidang budaya dengan target penggunaan kaligrafi Biak seperti di taman-taman kota termasuk seluruh bangunan kantor dan perumahan harus di buat dalam bentuk kaligrafi biak.

“Dan saya juga ingin Kota Biak lebih aman apalagi di malam hari, sehingga harus di dukung oleh seluruh lapisan masyarakat didaerah ini, juga pihak TNI/POLRI, dan pimpinan BUMN serta BUMD,” tandasnya.

Disinggung soal kehadirannya setiap pagi dalam memantau kebersihan kota, Bupati menegaskan selaku Kepala Daerah, dirinya wajib untuk memastikan Kota Biak bersih sebelum warga masyarakat menggunakan kota ini sebagai tempat pelayanan.

Kebijakan lainnya, Pemda Biak Numfor juga memberikan reward kepada karyawan-karyawati kebersihan dengan berupaya menaikan honor dan jatah beras sehingga petugas kebersihan bekerja dengan baik.

“Pemerintah daerah masih mencari sumber-sumber dana untuk menambah jumlah tenaga petugas kebersihan.  Dan lebih dari itu, kita juga berharap mendapat sumber dana dari Kementerian Lingkungan Hidup guna penambahan sarana,” tukasnya.

(Hend DK)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga