Kadistrik Yendidori Keluhkan Pemadaman Listrik Berkepanjangan

Kepala Distrik Yendidori Daniel Aibekob mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang berikan PT PLN Biak.
Share it:
Kepala Distrik Yendidori, Daniel Aibekop
Biak, Dharapos.com
Kepala Distrik Yendidori Daniel Aibekob mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang berikan PT PLN Biak.

Pasalnya, pelayanan yang dilakukan pihaknya tidak bisa berjalan maksimal dikarenakan adanya kebijakan sepihak oleh PT PLN setempat terkait pemadaman listrik yang berkepanjangan.

Aibekop yang ditemui Beritapapua.Dharapos.com baru-baru ini mengakui hal itu.  

“Saya dan jajaran saya tidak bisa maksimal menjalankan tugas dalam melayani masyarakat karena pemadaman listrik,” kesalnya.

Tak hanya itu saja, pelayanan kesehatan di Puskesmas Yendidori yang kesemuanya bergantung pada listrik juga mengalami nasib yang sama.

“Bagaimana diagnosa bisa baik kalau listrik tidak menyala,  karena yang pastinya hasil laboratorium sama sekali tidak bisa berfungsi dan hal ini fatal karena bisa saja terjadi salah diagnosa,” bebernya.

Bahkan, pihaknya kuatir, jika petugas medis salah memberikan obat maka dampaknya akan sangat berbahaya dan tak menutup kemungkinan bisa menyebabkan pasien meninggal dunia.

“Anak-anak sekolah pun sama sekali tidak bisa belajar malam dikarenakan listrik yang padam terus-menerus,” sambungnya.

Aibekop pun mengecam sikap PT. PLN Biak yang dinilai teah membohongi masyarakat karena kebijakan pemadaman listrik dan pelaksanaannya di lapangan ternyata tak sesuai sebagaimana yang disampaikan lewat media.

Hal lain yang disorotinya saat beberapa kali digelar kegiatan besar di Biak Numfor namun listrtik bisa padam.

“Yang pertama sewaktu Lukas Enembe mengadakan kegiatan partai di Biak Numfor dengan memboyong hampir seluruh Bupati di Papua. Saat itu lampu padam,” kembali bebernya.

Berikut pula saat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof DR. Yohana Yembise menghadiri pelaksanaan Hari Anak Nasional di Biak, listrik pun padam bahkan sampai dua kali.

Menyikapinya, Aibekob mengaku prihatin dengan kondisi seperti ini apalagi distrik yang dipimpinnya memiliki wilayah yang sangat luas, kampung yang banyak, dan antara satu kampung dengan kampung lain sangat berjauhan.

“Ini akan sangat rawan kalau kondisi ini terus berlanjut,” imbuhnya.

Karena itu, Aibekop meminta pihak PLN untuk secepatnya mengatasi persoalan ini.

“Sebab banyak konsumen yang dirugikan, begitu juga dengan aktivitas sehari-hari dalam pelayanan kepada  masyarakat jadi terhenti,” tegasnya.

(Hend DK)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga