Kepala BPKAD Kota Apresiasi Antusiasme Peserta Sosialisasi Permendagri 19

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Dr. Adolf Siahay, SE, M.Si, Ak.CA, mengapresiasi antusiasme pengurus barang yang hadir untuk mengikuti Sosialisasi Permendagri 19 Tahun 2016.
Share it:
 Dr. Adolf Siahay, SE, M.Si, Ak.CA
Jayapura, Dharapos.com
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Dr. Adolf Siahay, SE, M.Si, Ak.CA, mengapresiasi antusiasme pengurus barang yang hadir untuk mengikuti Sosialisasi Permendagri 19 Tahun 2016.

“Itu berarti para pengguna barang sudah menunjukkan keseriusan untuk dapat menatausahakan barang milik daerah secara baik,” ucapnya seusai penutupan kegiatan Sosialisasi Permendagri Nomor 19 Tahun 2016, yang berlangsung selama 2 hari di Aston Hotel, Rabu (23/8).

Untuk itu, Siahay berharap tahapan-tahapan pengelolaan barang milik daerah mulai dari perencanaan, kebutuhan anggaran, pengadaan, distribusi, pemanfaatan, pemeliharaan dan penghapusan beserta pertanggungjawaban setiap tahapan dapat dilakukan tepat waktu, tepat jumlah dan mengoptimalkan pemanfaatan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Diakuinya, walau banyak pertanyaan dari para peserta itu menandai bahwa peserta sangat paham untuk bagaimana mengelola barang secara baik yang dipercayakan untuk dikelola oleh masing-masing pengguna.

Kehadiran mereka, terang Siahay, di atas 80 persen sehingga sangat diyakini bahwa hal ini dapat mengurangi rekomendasi BPK terkait dengan pengelolaan barang.

Karena kendala selama ini terkait dengan persediaan obat-obatan dan sejumlah aset yang belum terdata dengan baik seperti kendaraan-kendaraan yang sudah rusak.

“Kita masih identifikasi lagi dengan mencari dokumen-dokumen kepemilikan seperti BPKB supaya menjadi syarat untuk penghapusan,” tandasnya.

Siahay berharap kendaraan dan mesin peralatan yang non kendaraan dapat lebih tertib di tata karena itu merupakan bagian dari rekomendasi terhadap  Laporan Keuangan Pemda Kota.

“Mudah-mudahan pada saatnya semua akan bersih sehingga WTP murni atas laporan keuangan sehingga rekomendasinya minus barang milik daerah,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga