Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Papua Peringati Momen ke 56

Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Papua menggelar upacara memperingati Hari Pramuka ke 56 Tahun 2017, dengan mengambil lokasi di perbatasan RI – PNG, Sabtu (26/8).
Share it:
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Papua, Ny. Christin Mano/L saat membacakan sambutan Ketua
Kwarnas DR.  Adhyaksa Dault, SH, M.Si pada peringatan Hari Pramuka ke 56 Tahun 2017
Jayapura, Dharapos.com
Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Papua menggelar upacara memperingati Hari Pramuka ke 56 Tahun 2017, dengan mengambil lokasi di perbatasan RI – PNG, Sabtu (26/8).

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, DR. Adhyaksa Dault, SH, M.Si dalam mengawali sambutannya mengingatkan pesan Bung Karno ketika itu.

“Berusahalah sehebat-hebatnya untuk mengembangkan dan meluaskan gerakan kita sampai pada suatu ketika setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik mahasiswa yang di kota maupun yang menggembala kerbau di desa, dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan Aku Pramuka Indonesia,” cetus dia dalam sambutannya yang dibacakan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Papua, Ny. Christin Mano/L.

Adhyaksa yakin Gerakan Pramuka akan menjadi "Rumah Besar" bangsa Indonesia, karena melalui Pramuka dapat menyatukan bangsa ini ketika banyak pihak yang memiliki berbagai kepentingan lainnya.

Potensi gerakan Pramuka sangat besar, mimpi dan visi misinya besar, anggota tersebar di seluruh pelosok tanah air, dan jaringan yang kuat dengan organisasinya yang terstruktur serta sistematis.

Dengan mengusung tema Hari Pramuka ke-56 Tahun 2017 yaitu "Bekerja Untuk Kaum Muda,
Mewariskan Yang Terbaik Bagi Bangsa”, mengindikasikan bahwa gerakan ini tetap konsisten dan fokus dalam mendidik kaum muda berkarakter melalui berbagai kegiatan yang lebih melibatkan kaum muda untuk mewariskan yang terbaik bagi bangsa, utamanya menyiapkan generasi mileneal untuk menjadi pemimpin terbaik bagi bangsanya.

Lanjutnya, saat ini, gerakan ini memiliki tagline yaitu “Setiap Pramuka adalah Kantor Berita”, yang artinya bahwa anggota Pramuka harus lebih aktif, produktif dan kreatif dalam menyuarakan atau mengabarkan keadaan di sekitarnya dan menolak berita palsu atau hoax.

Pramuka tidak sekedar hanya menjadi konsumen informasi, tapi juga menjadi produsen informasi.

Selain memberitakan informasi di media sosial, Pramuka juga merespons dan menolongnya di tempat.

Peserta upacara saat memperingati Hari Pramuka ke 56 Tahun 2017, di perbatasan RI – PNG, Sabtu (26/8)
“Inilah spirit baru gerakan Pramuka di era digital. Keberadaannya baik di media sosial maupun di dunia nyata harus lebih terasa kehadirannya, bukan sekedar untuk dirinya, tapi juga untuk masyarakat yang lebih luas,” tandasnya.

Selaku Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa tetap mengharapkan dukungan dari berbagai pihak.

“Kepada Pemerintah, kami berharap agar gerakan ini selalu diberi ruang dan dukungan untuk dapat terus merealiasikan visi-misinya, khususnya terhadap pelaksanaan pembentukan karakter kaum muda Indonesia di seluruh tanah air,” harapnya.

Sebab, Gerakan Pramuka inilah garda terdepan bangsa dan Pancasila, yang merupakan aset penting bagi keutuhan NKRI.

“Kita telah mencapai usia 56 tahun merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi yang nyata dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dan sampai saat ini semangat itu tidak pernah pudar, dan tidak boleh pudar. Kami selalu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi kaum muda dan bangsa Indonesia,” cetusnya.

Dalam gerakan pramuka inilah tidak ada sekat-sekat politik, daerah, agama, dan terlebur menjadi kebhinekaan yang indah.

“Saya menghimbau kepada publik secara luas khususnya para orang tua dan guru, agar tidak ragu-ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungannya kepada putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan kepramukaan digugus depan masing-masing,” tandasnya.

Adhyaksa kemudian mengajak para ketua Kwarda, Kwarcab dan Kwaran Gerakan Pramuka serta para pembina gugus depan di seluruh Indonesia. Untuk bersama-sama meningkatkan kualitas gugus depan sebagai wahana pendidikan karakter bangsa.

“Untuk itu, kami tetap mengharapkan kepada pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan alokasi dana secara kontinu untuk aktivitas Gerakan Pramuka, karena banyak daerah dan cabang yang masih sangat minim mendapatkan dana yang berasal dari APBN dan APBD,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Papua

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga