Pembangunan Kantor KPN Terkendala Aksi Palang Sejak 2012

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Provinsi Papua, Sarwan mengakui jika saat ini lahan yang ditempati pihaknya telah di palang pemilik hak ulayat sejak 2012 lalu.
Share it:
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Provinsi Papua, Sarwan saat bertemu dengan
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM di lobi kantor Wali Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Provinsi Papua, Sarwan mengakui jika saat ini lahan yang ditempati pihaknya telah di palang pemilik hak ulayat sejak 2012 lalu.

Akibatnya, upaya pembangunan Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Provinsi Papua yang berada tepat di depan Polres Jayapura Kota tidak bisa dilakukan.

Seiring dengan pergantian pimpinan setiap 2 tahun namun upaya pembangunan tetap gagal di lakukan karena aksi palang sehingga kemudian terkesan masalah tersebut berlarut-larut.

“Saya berharap nantinya di tahun 2019 kantor KPN tersebut sudah bisa segera dibangun,” harapnya menanggapi polemik terkait status lahan yang hingga saat ini masih dipagari seng biru.

Untuk itu, Sarwan juga meminta bantuan media untuk  memberikan pengertian kepada masyarakat khususnya kepada pemilik hak ulayat.

“Karena, selain lokasi pembangunan kantor, rumah dinas juga ikut di palang seperti perumahan Bea Cukai di Entrop dan juga rumah dinas yang berlokasi di Polimak juga telah diambil oleh warga,” bebernya di sela-sela melakukan tatap muka dengan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, Selasa (29/8).

Pihaknya bersama dengan Pemkot harus menjelaskan kepada masyarakat untuk yang terbaik agar pembangun di Kota Jayapura berjalan dengan lancar.

“Apalagi bukti kepemilikan atas lahan tersebut secara hukum semuanya sah adanya mulai dari sertifikat dan itu pun sudah sejak tahun 80-an,” tukas Sarwan.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga