Pemilik Rumah Sewa di Kota Jayapura Wajib Bayar Pajak

Seluruh masyarakat yang menghuni Kota Jayapura dan melakukan kegiatan usaha, seperti usaha rumah sewa atau hotel wajib memperoleh surat izin usaha dan surat izin membangun.
Share it:
Sekda Kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM, saat membuka Sosialisasi Perda Kota Jayapura Nomor 13
Tahun 2016 tentang Usaha Rumah sewa dan Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah
Jayapura, Dharapos.com 
Seluruh masyarakat yang menghuni Kota Jayapura dan melakukan kegiatan usaha,  seperti usaha rumah sewa atau hotel  wajib memperoleh surat izin usaha dan surat izin membangun.

Selanjutnya, Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2016 juga mengatur sektor usaha dalam klaster tertentu wajib untuk menyetorkan pajak.

“Jadi, masyarakat kota yang mempunyai rumah sewa dengan jumlah 10 kamar atau lebih  diwajibkan untuk membayar pajak,” demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM, saat membuka Sosialisasi Perda Kota Jayapura Nomor 13 Tahun 2016 tentang Usaha Rumah sewa dan Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah,  Rabu (23/8).

Sosialisasi yang digelar Pemerintah Kota, melalui Badan Pendapatan daerah (Bapenda) Kota Jayapura, berlangsung di aula setempat turut dihadiri Kepala Bapenda setempat dan para pengusaha rumah sewa.

Dikatakan, dari data yang ada terdapat juga pengusaha rumah sewa yang memiliki jumlah kamar lebih
dari 10 selalu memenuhi kewajiban membayar pajak sesuai dengan Perda yang berlaku.

Tetapi ada juga yang memiliki 10 kamar bahkan, di bawah dari itu namun tidak mengantongi izin membangun.

“Olehnya itu, Pemerintah kota melalui Badan Pendapatan Daerah melakukan sosialisasi ini dengan maksud agar mendorong para pengusaha rumah sewa untuk menjalankan kewajiban membayar pajak,” kata Sekda.

Hal ini, ungkap dia, bukan kemauan Pemkot namun tuntutan peraturan yang mengharuskan untuk setiap rumah sewa wajib membayar pajak. Dan apabila wajib pajak tidak melakukan kewajiban maka akan dikenakan sanksi sesuai tahapan.

Ratusan pengusaha rumah sewa yang mengikuti kegiatan sosialisasi
Karena itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat kota Jayapura yang melakukan usaha termasuk pedagang kaki lima harus terdata dengan baik.

Lanjut Sekda, Kota Jayapura dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang terus meningkat ,tentu membuat sebuah tekanan kepada tata ruang menjadi cukup tinggi, sehingga potensi-potensi yang ada di daerah ini juga menjadi terbatas.

Untuk itu, dalam rangka mendorong seluruh proses pembangunan di Kota Jayapura menuju terwujudnya visi Kota Jayapura yang beriman, maju, mandiri, sejahtera, modern berbasis kearifan lokal maka dibutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat.

“Ini dilakukan karena potensi kota Jayapura dari aspek penerimaan daerah hanya pada sumber jasa dan perdagangan,” sambungnya.

Olehnya itu, Pemkot Jayapura melakukan fungsi-fungsi untuk proses penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan agar berjalan teratur dan tertib.

Sosialisasi Perda yang dilaksanakan tersebut menindaklanjuti amanat Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang dijabarkan dalam Peraturan daerah
Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah.

“Yang kesemuanya ini mengatur tentang pajak hotel, sehingga di dalam klausulnya mengamanatkan bahwa setiap rumah sewa di atas 10 kamar berkewajiban untuk membayar pajak hotel,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda setempat, DR. Fachruddimn Pasolo, M.Si, menegaskan Penegakan Perda Nomor 13 Tahun 2016 ini bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap pemilik rumah sewa di seluruh wilayah Kota Jayapura.

Dirincikan, jumlah rumah sewa yang sudah terdata oleh pihaknya sebanyak 309 rumah.

“Dan rumah sewa yang diwajibkan untuk membayar pajak dan tidak membayar pajak serta telah mengurus izin sebanyak 81 rumah sewa, sedangkan 233 rumah sewa di atas 10 kamar belum memiliki izin,” bebernya.

Untuk  itu, maka Perda ini perlu disosialisasikan kepada para pemilik rumah sewa guna mengoptimalkan PAD kota Jayapura.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga