Pemkot Jayapura Gelar Temu Kadarkum Bagi Puluhan Pelajar SMA

Puluhan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas di Kota Jayapura mengikuti kegiatan Temu Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) ,yang digelar Pemerintah kota melalui Bagian Hukum Setda setempat.
Share it:
Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura, Drs. M. Nur
Jainuddin Konu, MKP mewakili Wali Kota saat membuka kegiatan Temu Kadarkum, Senin (7/8) 
Jayapura, Dharapos.com 
Puluhan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas di Kota Jayapura mengikuti kegiatan Temu Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) ,yang  digelar Pemerintah kota melalui Bagian Hukum Setda setempat.

Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 72 Tahun 2017

Sosialisasi yang digelar di gedung serba guna Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (7/8) bertujuan untuk menambah wawasan para pelajar khususnya di bidang hukum, dengan harapan mereka dapat menyebarluaskan ini kepada sesama rekan sekolahnya.

Serta membina dan meningkatkan kesadaran hukum siswa dan siswi, dalam bermasyarakat dan bernegara.

Melalui kegiatan ini juga para pelajar sebagai garda terdepan bangsa yang ada di kota ini perlu dibekali dengan pendidikan hukum yang baik, sehingga mereka bisa memahami tentang hukum yang berlaku di negara ini.

Wali Kota dalam sambutan yang disampaikan Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan
Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura, Drs. M. Nur Jainuddin Konu, MKP, mengatakan peraturan perundang-undangan dipandang sebagai instrumen hukum yang berfungsi memberikan legalitas dan kepastian hukum dalam mengatur ketertiban ketenteraman dan kedamaian dalam masyarakat sekaligus menyelesaikan permasalahan yang timbul dalam masyarakat.

Pemerintah pusat maupun daerah berupaya agar produk hukum yang telah diundangkan dapat diketahui oleh masyarakat melalui penyebarluasan informasi dalam berbagai kegiatan.

Diantaranya, melalui sosialisasi, penyuluhan hukum, advokasi, bimbingan hukum dan temu kadarkum serta melalui kegiatan penyebarluasan lainnya.

“Keberagaman masyarakat Kota Jayapura sangat mempengaruhi pola pikir dalam merespon peraturan perundang-undangan yang berlaku baik peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” terangnya.

Hal ini sejalan dengan strategi kebijakan pembangunan Pemkot yakni memberlakukan dan menegakan berbagai peraturan perundangan untuk mewujudkan Kota Jayapura yang lebih tertib dan patuh pada hukum.
Puluhan pelajar setingkat SMA se Kota Jayapura terlihat hadir mengikuti kegiatan Temu Kadarkum

“Dengan masih rendahnya kesadaran hukum masyarakat, maka perlu diambil langkah-langkah yang dibangun dari hati dan tercermin pada pola perilaku yang selaras dengan peraturan perundang-undangan demi terwujudnya kesadaran hukum dan terjaminnya ketertiban dan ketenteraman masyarakat,” cetus Wali Kota.

Terkait dengan itu, Pemkot telah membentuk 10 kelurahan sadar hukum dan satu kelompok PKK kota Jayapura.

“Ke depan saya berharap untuk tingkat sekolah khususnya Sekolah Menengah Atas perlu selalu dilibatkan pada kegiatan seperti ini. Karena mereka merupakan generasi penerus bangsa sehingga dalam bertindak selalu berpedoman pada hukum,” harapnya.

Wali Kota juga berpesan kepada para peserta sosialisasi kadarkum agar senantiasa melakukan hal-hal yang positif untuk menggapai masa depan yang lebih baik.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan jangan lupa selalu berdoa serta memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Juga hindari pergaulan bebas, narkotika, minum minuman beralkohol karena semua itu akan mencampakkan kalian ke lembah kehinaan. Dan yang pastinya, perbuatan semacam itu akan memukul semua cita-cita dari anak-anak sekaligus harapan orang,” pesannya.

Materi yang disampaikan sesuai laporan Kepala Bagian Hukum Setda Kota Jayapura Max. L. Atanai, SH berkaitan dengan UU Nomor 11 Tahun 2011 tentang bantuan hukum, UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan Perda Kota Jayapura Nomor 15 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan kebersihan.

Kemudian Perda Kota Jayapura Nomor 2 Tahun 2013, tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan, Perda Nomor 14 Tahun 2016, tentang kota layak anak dan Perda Nomor 15 Tahun 2016 tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit TBC.

Narasumber atau pemateri yang dihadirkan pada sosialisasi tersebut yakni Ketua Komisi D DPRD kota Jayapura, Kenan Sipayung, Kepala Dispendcapil, Merlan S. Uloli, SE, M.Si, Kepala Dinas PU dan Tata Ruang, Nofdi J. Rampi, S.Sos, dan Kepala BNN Papua, Brigjen. Pol. Bambang Budi Santoso.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota  Jayapura, Betty A. Puy,SE.Mpa, serta dari Kementrian Hukum dan HAM Kantor Perwakilan Papua.

Peserta yang dikirim dari setiap sekolah sebanyak 5 orang yang berasal dari 15 sekolah, sehingga total peserta sebanyak 75 orang.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga