Pemkot Siap Bentuk Tim Verifikasi Aset Daerah

Pemerintah Kota Jayapura siap membentuk tim verifikasi barang untuk melakukan identifikasi semua aset yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unit kerja.
Share it:
Sekda Kota, Rasmus D. Siahaya, SH, MM saat menutup kegiatan Sosialisasi Permendagri Nomor 19
Tahun 2016, yang berlangsung selama 2 hari di Aston Hotel, Jayapura, Rabu (23/8)
Jayapura, Dharapos.com
Pemerintah Kota Jayapura siap membentuk tim verifikasi barang untuk melakukan identifikasi semua aset yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unit kerja.

“Pemerintah kota ingin menertibkan barang yang merupakan aset daerah Kota Jayapura karena kita bukan baru menuju WTP namun sudah WTP, dan sekarang ini bagaimana menuju ke sikap konsistensi WTP artinya kita mau menjaga opini tersebut,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM saat menutup kegiatan Sosialisasi Permendagri Nomor 19 Tahun 2016, yang berlangsung selama 2 hari di Aston Hotel,  Rabu (23/8).

Pemkot, lanjut dia, ingin mengetahui kondisi barang atau aset yang ada di masing-masing unit baik OPD maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Saya berharap  peserta sosialisasi yang belum memasukkan data barang agar segera dimasukkan baik barang yang ada yang bisa dipakai ataupun yang tidak bisa dipakai maupun yang sudah rusak tetap harus ditunjukkan karena nilai barang yang ada di neraca kita mencapai 2 triliun lebih,” rincinya.

Sekda mengaku akan memotret seluruh barang untuk memastikan keberadaannya apakah sudah masuk dalam sistem pengelolaan barang.

“Sehingga barang yang tidak layak kita sepakat untuk dimusnahkan dan akan dihapus dan jangan ditinggalkan terus berada pada neraca,” sambungnya.

Sekda juga berharap dengan adanya Sosialisasi Perendagri Nomor 19 Tahun 2016 maka peserta sosialisasi bisa menyesuaikan diri dengan hasil sosialisasi.

Karena Kota Jayapura sebagai barometer pembelajaran bagi kabupaten yang ada di Provinsi Papua, maka diharapkan ada beberapa unit pelayanan publik yang akan dijadikan sebagai model.

“Kalau pengelolaan barang kita bagus maka kita akan menjadi roll model sebagai pembelajaran bagi kabupaten lain,” cetusnya.

Dengan penjelasan teknis pemahaman, diharapkan semua barang atau aset yang ada baik bergerak maupun tidak bergerak harus dicatat dengan baik.

Terlebih khusus , ASN untuk jenjang SMA dan SMK  yang akan dipindahkan ke Provinsi namun masih terkendala sehingga belum bisa dilaksanakan.

Sekda juga mengingatkan agar barang yang di adakan untuk di pakai dan bukan di simpan agar tidak membebani anggaran.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga