Pemusnahan Ratusan Botol Miras Warnai HUT RI ke 72 di Mambra

Kepolisian Resort Mamberamo Raya telah menyatakan tekad dan komitmennya bersama Pemerintah Kabupaten setempat dalam memberantas peredaran minuman keras (Miras) di wilayah tersebut.
Share it:
Pemusnahan miras hasil sitaan seusai upacara peringatan HUT RI ke 72, Kamis (17/8), sekitar pukul
12.00 WIT yang berlangsung di lapangan upacara Kasonaweja oleh Bupati dan Forkompimda Mambra, dan
turut disaksikan oleh para kepala suku, tokoh agama serta warga masyarakat yang mengikuti upacara
Mambra, Dharapos.com
Kepolisian Resort Mamberamo Raya telah menyatakan tekad dan komitmennya bersama Pemerintah Kabupaten setempat dalam memberantas peredaran minuman keras (Miras) di wilayah tersebut.

Pasalnya, semua pihak tidak ingin generasi yang ada di kabupaten tersebut menjadi rusak, akibat dampak buruk dari mengonsumsi miras.

Terbukti, pasca menjabat sebagai Kapolres,  AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM langsung memback-up kinerja Pemkab Mambra.

Hal itu terlihat, seusai upacara memperingati Detik-detik Proklamasi HUT RI ke -72, sebanyak 673 botol miras dari berbagai jenis dan merek turut dimusnahkan.

Diantaranya, Wiro sebanyak 93 botol, Anggur cap Orang Tua (120), Vodka (292), Bir Jumbo (24) dan Bir Hitam sebanyak 144 kaleng.

Ratusan miras tersebut merupakan hasil razia Polres Mambr pada  tanggal 9 Agustus lalu.

Langkah ini sesuai dengan hasil evaluasi perkembangan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Mambra,  dalam kurun waktu 3 bulan terakhir lebih khususnya di Kasonaweja dan Burmeso yang merupakan pusat pemerintahan kabupaten.

Terpantau sebelumnya ada peningkatan kelompok masyarakat yang mengonsumsi miras hingga kemudian meresahkan warga.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Reserse dan Sabhara Polres setempat menggelar razia di Kasonaweja dan berhasil menyita ratusan botol miras.

Sementara itu, pemusnahan miras hasil sitaan yang dilakukan seusai upacara  bendera HUT RI Ke – 72, Kamis (17/8), sekitar pukul 12.00 WIT ini berlangsung di lapangan upacara Kasonaweja oleh Bupati dan Forkompimda Mambra, yang turut disaksikan oleh para kepala suku, tokoh agama dan warga masyarakat yang mengikuti upacara.

Melalui momen ini tentu semua pihak berharap agar tidak ada lagi orang-orang tertentu yang memasok miras ke daerah ini.

Seluruh generasi Papua yang ada di Kabupaten Mambra harus diselamatkan dari ancaman miras juga narkoba dan hal lainnya yang dapat merusak generasi emas provinsi berjuluk “Bumi Cendrawasih” ini.

Kapolres Mambra. AKBP. Dominggus Rumaropen,  S. Sos, MM, pada kesempatan tersebut menghimbau kepada semua pihak yang ada di Mambra untuk bekerja dengan hati.

“Mari kita membangun dengan hati karena kabupaten ini menjadi tempat kita untuk hidup dan mencari nafkah bagi keluarga,” imbuhnya.

Putra asli Kota “Karang Panas” Biak ini secara tegas mengingatkan oknum-oknum tertentu untuk tidak lagi memasok miras ilegal ke wilayah ini.

“Karena miras hanya akan merusak generasi muda di daerah ini dan juga menjadi sumber pemicu lahirnya berbagai kasus kriminal,” tegasnya.

Bupati Mambra, Dorinus Dasinapa dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas kinerja Polres setempat dalam rangka mengawasi dan mengendalikan situasi kamtibmas di wilayah tersebut sehingga aman dan kondusif.

Ia juga menegaskan semua pihak yang ada di Mambra untuk tidak lagi memasukan miras ke daerah ini agar tidak menghancurkan generasi muda sebagai penerus masa depan bangsa.

“Melalui semangat HUT RI yang ke 72 ini, kita sepakat Mamberamo Raya bebas dari ancaman minuman keras. Karena itu, sekali lagi saya tegaskan, generasi Papua yang ada di Mambra harus kita selamatkan,” tukas Bupati.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Mamberamo Raya

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga