Peserta Sambut Positif Kegiatan Sosialisasi UU Perlindungan Anak

Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) setempat telah berakhir.
Share it:
Maria Membilong asal Kampung Skouw Mabo yang juga perwakilan dari tokoh gereja di Distrik Muara Tami
saat menyampaikan penilaiannya terhadap pelaksanaan Sosialisasi UU Perlindungan Anak
Jayapura, Dharapos.com 
Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) setempat telah berakhir.

Kegiatan yang dilakukan pada 5 Distrik se Kota Jayapura masing-masing Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram dan Muara Tami ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Salah satunya, Maria Membilong asal Kampung Skouw Mabo yang juga perwakilan dari tokoh gereja di Distrik Muara Tami.

Ia mengakui sosialisasi tentang UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak telah membuka wawasan dirinya dan seluruh peserta untuk bisa mengerti dan memahami cara mendidik anak dengan baik,

“Materi yang kami dapat tentu memberikan satu masukan yang sangat baik khusus bagi kami para orang tua agar ketika bertindak, kami bertindak dengan baik karena tindakan yang kami buat juga ditiru oleh anak kami,” akuinya, Jumat (4/8).

Selain itu, hal lain yang didapatkannya bahwa segala sesuatu yang baik tidak kembali kepada siapa-siapa, tapi karakter anak didik yang baik dibentuk dalam keluarga.

Sehingga ketika anak di luar rumah beradaptasi dengan lingkungan dan bergaul dengan teman tentu membawakan hal baik pula.

“Begitu pula sebaliknya, jika anak tidak mempunyai iman yang kuat dan tidak mengenal  ajaran agama yang baik tentu merupakan salah satu faktor yang merusak karakter anak-anak kita saat ini," sambung Maria.

Melalui sosialisasi ini, pihaknya juga memberikan masukan kepada orang tua, gereja maupun para pendidik untuk lebih jeli melihat apa yang perlu bagi anak-anak untuk masa depan mereka.

Dalam hal ini, anak juga punya hak untuk bertumbuh, berkembang dan bermain bersama dengan teman-teman.

Artinya mereka bisa keluar bersama teman yang lain ketika ada didikan yang baik dari orang tua sehingga hal baik juga dia lakukan di luar rumah.

“Hasil yang saya terima dari sosialisasi ini memberikan kami satu pelajaran berharga dan satu motivasi serta membangun kami untuk bagaimana memahami  pentingnya anak-anak bagi kita sebagai cikal bakal generasi penerus khususnya bagi Papua dan Bangsa Indonesia,” tandas Maria.

Ia juga berpesan kepada  para orang tua agar mulai mengevaluasi dan membenahi diri apakah mungkin selama ini ada didikan yang salah atau yang kurang diberikan kepada anak-anak.

“Perlu untuk membenahi diri sehingga kita bisa mendidik kembali dengan baik khususnya bagi anak-anak. Ketika ada didikan yang baik untuk kita demi masa depan anak-anak maka dengarlah dan simpan itu menjadi pelajaran yang terbaik bagi diri kita sendiri,” tukas Maria.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga