Presiden Minta Jajarannya Maksimalkan Potensi Hutan Untuk Rakyat

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2017 resmi digelar di Gedung Manggala Wana Bhakti, Jakarta, pada Rabu (2/8).
Share it:
Presiden RI Joko Widodo meminta jajarannya memaksimalkan potensi hutan untuk kepentingan rakyat 
Jakarta, Dharapos.com
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2017 resmi digelar di Gedung Manggala Wana Bhakti, Jakarta, pada Rabu (2/8).

Presiden Joko Widodo pada momen tersebut memberikan sedikit pandangannya terkait dengan bagaimana seharusnya Indonesia mengelola hutannya agar dapat lebih produktif.

Menurutnya, diperlukan langkah-langkah terobosan dan upaya baru yang harus dilakukan jajarannya untuk mewujudkan hal itu dimana pengelolaan hutan yang baik mutlak diperlukan untuk menjaga kelestariannya.

Indonesia sebagai negara dengan luas kawasan hutan yang tergolong besar tentu memerlukan perencanaan dan pengelolaan hutan yang baik dan berkelanjutan.

"Penting memiliki sebuah strategi besar pembangunan hutan yang memiliki dimensi ekonomi dan lingkungan. Kita perlu melakukan sebuah koreksi besar, agar ada sebuah terobosan," ungkap Presiden sebagaimana rilis yang diterima Beritapapua.Dharapos.com, Kamis (3/8).

Baginya, pengelolaan hutan yang dilakukan haruslah memperhatikan dimensi ekonomi dan lingkungan. Artinya, pemanfaatan nilai ekonomis hutan harus seimbang dengan upaya pelestariannya.

Menurutnya, pengelolaan hutan di Indonesia saat ini tidak jauh lebih baik dibandingkan negara lainnya.

Bahkan, hutan di berbagai daerah di Indonesia menurutnya belum memberikan manfaat signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Jangan sampai hutan tidak memberikan apa-apa kepada rakyat. Dalam sekian tahun, mohon maaf, pengelolaan hutan kita berada pada posisi yang monoton, tidak ada pembaruan," kata Presiden.

Ia mencontohkan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh negara lain dapat memberikan sumbangsih bagi kegiatan ekonomi dengan tetap memperhatikan pelestarian lingkungan.

"Misalnya Swedia dan Finlandia. Ekonominya hampir 70-80 persen berasal dari pengelolaan hutan yang baik. Saya kira kita tidak usah sulit-sulit, tiru dan nanti disesuaikan dengan keadaan hutan di negara kita," beber Presiden.

Mantan Wali Kota Solo ini pun meminta jajarannya di Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk mempelajari bagaimana kedua negara tersebut mengelola hutannya dengan memperhatikan aspek lingkungan dan ekonominya.

Ia sekaligus mengingatkan, segera hentikan program maupun rencana kehutanan yang berorientasi proyek.

"Ini harus dihentikan. Jangan lagi ada program-program atau rencana-rencana yang orientasinya proyek. Sudah hentikan itu!" ia menegaskan.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga