Satpol PP Harus Bangun Citra Positif Sebagai Mitra Masyarakat

Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus membangun citra positif sebagai mitra masyarakat sebagai salah satu unsur penting di dalamnya.
Share it:
Personel Satpol PP Provinsi Papua
Jayapura, Dharapos.com
Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus membangun citra positif sebagai mitra masyarakat sebagai salah satu unsur penting di dalamnya.

Sebagaimana dirincikan dalam Undang Undang  Nomor 23 Tahun 2014  tentang Pemerintahan Daerah, Satpol PP harus semakin dekat dengan rakyat, serta lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Situasi tertib dan tenteram di masyarakat, pada  akhirnya juga akan berdampak pada situasi keamanan yang kondusif   yang akan memperkuat ketahanan nasional secara umum,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH, di Jayapura, Selasa (22/8).

Ditegaskannya, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika, maka selaku mitra harus bisa memelihara dan mengembangkan toleransi dan kerukunan nasional menuju masyarakat adil dan makmur sesuai cita-cita bersama.

“Agar bangsa Indonesia tetap eksis dalam menghadapi  berbagai  dinamika ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan, baik di dalam negeri maupun pengaruh globalisasi termasuk dalam menyikapi lingkungan strategis yang senantiasa berkembang dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Penyelenggaraan perlindungan masyarakat merupakan amanat  yang dituangkan dalam UU penyelenggaraan pemerintahan  di daerah dan salah satu bentuk strategis, dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat di setiap daerah,  khususnya di Papua.

Gubernur juga mengingatkan, prinsip dalam mewujudkan perlindungan masyarakat tak boleh selalu mengorbankan prinsip demokrasi, hak sipil serta perlindungan HAM.

“Karena warga negara mempunyai hak untuk memperoleh informasi yang tepat tentang usaha pengelolaan keamanan, dan mendapatkan hak yang sama dari ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlunya kerja sama dan koordinasi  lintas instansi untuk  mewujudkan situasi  yang aman dan kondusif,” imbuhnya.

Lanjutnya, Satpol PP berfungsi menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat dengan keterbatasan wewenang, personil, kualitas dan kuantitas.

Lebih dari itu, di jajaran aparatur  pemerintah sendiri diharapkan dapat merubah mindset atau pola pikir  dari penguasa menjadi abdi negara dan abdi masyarakat, yang perlu diiringi  dengan upaya pengaturan kelembagaan, tata laksana, budaya kerja dan teknologi informasi sesuai dengan tuntutan tugas masa kini.

Anggota  Satlinmas di Satpol PP sebagai  bagian integral dari aparat Pemerintahan daerah, dalam melaksanakan tugas harus senantiasa menjunjung  tinggi disiplin, tegas dan tangguh dan memiliki pola pikir  yang baik, selalu memelihara korps dengan tetap memperhatikan aturan-aturan dan rambu-rambu  HAM.

Mengingat Aparat Satpol PP sebagai salah-satu unsur penegak hukum, harus  menghormati  dan melindungi martabat manusia, dan menegakan HAM.

Gubernur menambahkan, anggota Satlinmas Provinsi Papua adalah mitra TNI dan Polri dalam menjalankan tugas dan fungsinya dituntut  lebih profesional dalam menghadapi perkembangan kondisi masyarakat dan tantangan secara global, serta  menjadi aparat yang handal, memiliki kemampuan, pemikiran  yang kritis dalam melaksanakan tugas dengan prinsip  cepat tanggap, cepat temu, cepat tindak dan cepat lapor, sehingga  masalah  ketenteraman dan ketertiban masyarakat tak sampai mengganggu stabilitas sosial, politik dan ekonomi daerah.

Ditegaskan pula, sekarang ini masalah keamanan, ketenteraman dan ketertiban menjadi isu yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Oleh karena itu, Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan fungsinya, dengan memperhatikan masalah  pembinaan personil, penyediaan pembiayaan, pemenuhan sarana dan sarana prasarana,”  tukasnya.

Pernyataan Gubernur ini disampaikan Asisten I  Bidang  Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa, SH, ketika membuka  Pelatihan Dasar Bagi Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Satpol PP  Provinsi Papua di  Aula Diklat Kementerian Sosial  Provinsi Papua, Tanah Hitam,  Kota Jayapura, Selasa (22/8).

Kegiatan ini akan berlangsung 22 -24 Agustus 2017 dengan narasumber/instruktur masing-masing dari Kodam XVII/Cenderawasih, Badan SAR Nasional Perwakilan Papua, Polda Papua, Damkar Kota Jayapura dan  Satpol PP Provinsi Papua.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga