Sehari di Perbatasan RI-PNG, Stan Dispendukcapil Diserbu Warga

Dalam rangka mendekatkan pelayanan ke wilayah perbatasan RI – PNG, Pemerintah kota menggerakan sejumlah OPD pelayanan publik untuk berkolaborasi melayani masyarakat di kawasan tersebut.
Share it:
Antusias warga di perbatasan RI - PNG terlihat saat mereka menyerbu stan Dispendukcapil Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com  
Dalam rangka mendekatkan pelayanan ke wilayah perbatasan RI – PNG, Pemerintah kota menggerakan sejumlah OPD pelayanan publik untuk berkolaborasi melayani masyarakat di kawasan tersebut.


Diantaranya, Dinas Perindagkop Kota Jayapura, Dinas Kesehatan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura.

Dispendukcapil pada kesempatan tersebut melaksanakan pelayanan dokumen kependudukan, seperti kartu keluarga, akta kelahiran, dan e-KTP terhadap masyarakat Distrik Muara Tami.

Pelayanan ini bertepatan dengan acara “Sehari Pemerintah Kota Jayapura bersama Masyarakat Wilayah Perbatasan Distrik Muara Tami“ yang dihelat Sabtu (5/8).

Pantauan media ini, antusias masyarakat menyerbu stan Dispendukcapil Kota Jayapura terpantau begitu tinggi demi mendapatkan pelayanan dokumen kependudukan.

Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli, SE, M.Si mengakui jika dinas yang dipimpinnya telah memiliki satu UPTD di Koya Barat, yang didukung satu unit alat perekam e-KTP yang berada di kantor Distrik Muara Tami.

“Meski ada alat perekam, memang banyak yang belum terlayani sehingga masyarakat Muara Tami harus terus dihimbau dan diajak melalui sosialisasi kepada mereka terkait pentingnya dokumen kependudukan,” akuinya disela-sela kegiatan pelayanan.

Lanjut Merlan, pihaknya juga harus membuat acara yang dapat membuat mereka tertarik.

Merlan S. Uloli, SE, M.Si
“Dan terbukti saat Pemerintah kota menggelar acara sehari bersama masyarakat Distrik Muara Tami, terlihat masyarakat berdatangan selain mengikuti kegiatan mereka juga memadati stan Dispendukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan,” bebernya.

Dispendukcapil pun turut menyiapkan satu unit mobil miliknya untuk melakukan perekaman e-KTP.

Antusias masyarakat juga terlihat pada kegiatan lainnya seperti pengobatan massal maupun  pasar murah.

“Kesadaran masyarakat masih kurang sehingga harus kita himbau mereka untuk mereka datang,” imbuh Merlan seraya mengaku kaget setelah melihat ratusan masyarakat berbondong-bondong antri untuk mengurus dokumen kependudukan.

Masyarakat yang datang tersebut untuk melakukan perekaman e-KTP, kartu keluarga dan akta kelahiran.

Diakuinya pula, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, perayaan menyambut HUT RI ke 72 tahun ini, sangat berbeda karena Pemkot Jayapura langsung turun ke wilayah perbatasan RI-PNG untuk melakukan kegiatan pelayanan oleh 5 OPD.

Meski demikian, Merlan meminta agar kegiatan seperti ini harus sering dilakukan dan tidak hanya pada momen 17 Agustus saja.

“Hal ini juga agar ada kedekatan antara masyarakat dengan Wali Kota Jayapura,” tandasnya.

Momen sehari bersama masyarakat perbatasan ini juga merupakan gagasan dari Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM.

Terkait dengan inovasi yang sangat spektakuler dari Dispendukcapil Kota Jayapura “Tekan HP Akta Jadi” sambung Merlan, untuk Distrik Muara Tami belum bisa dilakukan karena terkendala jaringan.

“Di perbatasan ini, yang pertama kita launching adalah pelayanan akta dan KK langsung jadi di tempat sementara untuk pelayanan e-KTP masih terkendala jaringan,” sambungnya.

Meski demikian, diharapkan pada bulan-bulan mendatang perekaman e-KTP di Distrik Muara Tami sudah bisa dilakukan dan langsung masyarakat bisa membawa pulang saat itu juga.

Pelayanan dokumen kependudukan bagi warga perbatasan ini, ditegaskan Merlan, adalah yang paling terlengkap karena seluruh peralatan diturunkan untuk melakukan pelayanan.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga