Sekda Kota Pimpin Nikah Pencatatan Sipil Ratusan Pasangan

Ratusan pasangan suami - istri, dari berbagai denominasi gereja di Kota Jayapura, Kamis (24/8) telah resmi dicatat secara massal oleh negara melalui program nikah pencatatan sipil gratis.
Share it:
Ratusan pasangan suami - istri, dari berbagai denominasi gereja di Kota Jayapura, Kamis (24/8)
menjalani pencatatan sipil secara massal oleh negara melalui program nikah gratis
Jayapura, Dharapos.com
Ratusan pasangan suami - istri, dari berbagai denominasi gereja di Kota Jayapura, Kamis (24/8) telah resmi dicatat secara massal oleh negara melalui program nikah pencatatan sipil gratis.


Pencatatan ini merupakan program Pemerintah Kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura.

Berlangsung  di aula GKI Jemaat Pniel Kotaraja, Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM mewakili Wali Kota memimpin langsung acara tersebut yang masih dalam rangkaian HUT ke ke-70 Kemerdekaan RI Tahun 2017.

Pantauan media ini, pencatatan sipil massal gratis ini di awali pembacaan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan oleh Sekda. Dan selanjutnya masing-masing pasangan di catat dalam buku register Pencatatan Sipil Kota Jayapura.

Sekda menegaskan, pencatatan sipil massal dan gratis  ini,  merupakan bukti kehadiran pemerintah untuk melayani masyarakat. Yang mana, Pemkot merasa penting untuk menerbitkan sekaligus membantu masyarakat Kota Jayapura, khususnya dalam administrasi kependudukan.

Pemkot juga dalam melaksanakan prosesnya mendorong semua aspek pembangunan berjalan untuk dirasakan oleh masyarakat.

“Termasuk pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil bagi pasangan suami istri dimana hal ini merupakan  bagian dari sektor pembangunan masyarakat yang harus dirasakan,” lanjut Sekda.

Lanjut Siahaya,undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan yang dinyatakan sah bahwa apabila dilakukan menurut agama dan keyakinan masing-masing dari suami atau istri.

“Setelah disahkan oleh pemangku agama masing-masing maka perkawinan harus dicatat dalam register dan Catatan Sipil. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tertib administrasi dari semua penduduk Republik termasuk penduduk kota Jayapura

Sekda Kota Rasmus D. Siahaya, SH, MM saat memimpin proses pencatatan sipil
Diakuinya, anggapan orang selama ini bahwa jika sudah mendapatkan e-KTP maka itu sudah sah sehingga tidak perlu untuk mengurus administrasi yang lain. Padahal akta pencatatan sipil perkawinan sangatlah penting dalam berbagai pengurusan terkait dengan kepentingan dalam memperoleh hak sebagai warga negara.

“Ketika ingin mengurus keperluan anak dan kepentingan keluarga lain, dalam memperoleh hak-hak sebagai warga negara maka  akta catatan sipil perkawinan merupakan salah satu syarat mutlak untuk membuktikan bahwa anak adalah hasil dari perkawinan yang sah,” cetusnya.

Sekda mengingatkan jika pemerintah telah menunjukkan konsistensinya saat ini maka warga kota berkewajiban untuk ikut mensukseskan program Pemkot dalam menata Kota Jayapura menjadi kawasan yang beriman, maju, mandiri, sejahtera dan modern berbasis kearifan lokal.

Berbagai program kita sementara didorong supaya kota ini lebih maju, aman dan menjadi tempat yang nyaman sebagai rumah dan istana kita bersama,” tandasnya.

Segala hal itu menjadi kewajiban seluruh warga Kota bersama keluarga untuk ikut dalam program kebersihan Kota pada lingkungan masing-masing.

“Minimal jangan membuang sampah di sembarang tempat dan jangan menebang pohon sembarangan tetapi pergunakanlah waktu untuk menanam bunga atau pohon-pohon yang bisa untuk menghijaukan kota ini,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga