Setelah Muara Tami, DP3AKB Kota Lanjut Pemasangan Kontrasepsi di 4 Distrik

Pemerintah kota melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura menggelar kegiatan pelayanan pemasangan kontrasepsi KB bagi ibu-ibu di 5 distrik, Selasa (8/8).
Share it:
Pembukaan pelayanan pemasangan kontrasepsi KB bagi ibu-ibu di 5 distrik, Selasa (8/8)
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah kota melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura menggelar kegiatan pelayanan pemasangan kontrasepsi KB bagi ibu-ibu di 5 distrik, Selasa (8/8).

Ke 4 distrik tersebut masing-masing Jayapura Selatan, Jayapura Utara, Abepura dan Distrik Heram.

Kegiatan yang dipusatkan di gedung serba guna Wik VII Hamadi Gunung, RT.02/RW.09 Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ir. H.  Rustan Saru, MM.
Pemasangan alat kontrasepsi bagi ibu-ibu merupakan program rutin dari DP3AKB dalam rangka mengatur jarak kelahiran anak dan pengendalian penduduk.

“Selain itu, untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar anak juga dapat bertumbuh kembang dengan baik, dan saat ini juga keluarga sementara mempersiapkannya,” demikian diungkapkan Kepala DP3AKB setempat, Betty A. Puy, SE, MPA usai acara pembukaan.

Pemasangan kontrasepsi KB bagi ibu-ibu ini juga dilakukan atas dasar kesepakatan dengan para suami.

“Kalau suami mereka diizinkan untuk melakukan pemasangan alat kontrasepsi, baru kami bisa lakukan,tetapi jika tidak ada persetujuan, maka petugas kami tidak bisa melakukannya,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga melihat kondisi mereka dengan tidak memakai alat kontrasepsi maka anak-anak yang dilahirkan tidak terkendali. Dan bakal berdampak terhadap kehidupan keluarga itu tersendiri baik terhadap pendidikan anak bahkan tumbuh kembang anak pun tidak mendapat perhatian.

Acara pembukaan yang turut dihadiri Kepala Distrik Jayapura Selatan
Tak hanya itu saja, tujuan pemasangan alat kontrasepsi tersebut adalah untuk menjaga, dan mengatur jarak kelahiran anak sehingga suami bisa bekerja dengan aman, dan kesehatan istri juga turut terjamin.

“Untuk alat kontrasepsi yang di pasang, ada masa tertentu seperti implan dengan jarak pemasangan selama 3 tahun, dan jika sudah 3 tahun maka bisa di ganti. Tapi pemasangan tersebut tidak mutlak jika dirasa ada yang kurang baik maka bisa diganti,” papar Betty.

Kegiatan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi ini dilaksanakan pada 5 Distrik yang  pembukaannya dilakukan di Jayapura Selatan saat ini.

“Untuk Distrik Muara Tami telah mendahului itu karena bersamaan dengan kegiatan Walmi Kota sehari bersama masyarakat perbatasan,” urainya.

Untuk itu, pada setiap distrik ditargetkan mencapai 100 orang, namun respons di Distrik Muara Tami sangat luar biasa karena  mencapai 137 masyarakat yang datang untuk melakukan pemasangan alat kontrasepsi gratis.

Setelah konseling di April lalu kemudian ditindak lanjuti pada Agustus ini dimana peserta memang sudah disiapkan.

“Artinya siapa yang lepas dan kemudian pemasangan baru ataupun pergantian dan ini juga sudah dilakukan bersama para kader di lapangan. Pelaksanaan ini nantinya dilakukan di Distrik Jayapura Utara kemudian Abepura dan terakhir Distrik Heram,” tandas Betty.

Ditambahkan DP3ABK pada program ini juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Jayapura dalam hal ini bidan-bidan yang ada di Puskesmas dilibatkan juga kader-kader posyandu.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga