Wali Kota : Bencana Alam Terjadi Atas Seizin Tuhan

Kota Jayapura baru saja dinobatkan sebagai penerima Adipura Kirana 2017 oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI yang penyerahannya berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (2/8).
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM
Jayapura, Dharapos.com
Kota Jayapura baru saja dinobatkan sebagai penerima Adipura Kirana 2017 oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI yang penyerahannya berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (2/8).

Namun pasca terjadinya banjir dan longsor akibat curah hujan yang begitu tinggi sejak dua hari belakangan ini, membuat sejumlah kalangan tidak setuju dengan penghargaan yang baru diterima Pemerintah Kota Jayapura.

Bahkan oleh mereka, Pemerintah setempat dipersalahkan dan dituding sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas terjadinya banjir sejak pagi di sejumlah ruas jalan hingga ke perumahan warga.

Hal tersebut langsung ditanggapi serius oleh Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM.

“Bencana alam itu kapan dan dimana bisa saja terjadi dan itu atas seizin Tuhan tetapi sering manusia menilai hal itu menurut  pemikirannya sendiri,” urai pria yang sering di sapa BTM saat dikonfirmasi, Kamis (3/8).

Padahal, terhadap bencana yang terjadi, selaku anak negeri, dirinya bersukacita dengan apa yang sudah Tuhan buat bagi masyarakat.

Dan seharusnya masyarakat menerimanya sebagai bagian dari kasih Tuhan serta mensyukurinya karena dengan bencana banjir ini sampah-sampah bisa keluar dan bersih.

“Dan selain itu, karena masyarakat tidak mendengar apa kata pemimpin, sehingga Yang Maha Kuasa selaku pemilik alam menunjukkan kekuatannya kepada penghuni negeri ini agar tidak membuang sampah dan menebang pohon secara sembarangan,” tegasnya.

Karena itu, putra asli Port Numbay ini menghimbau kepada semua pihak untuk tidak menyalahkan Pemerintah.

“Sebagai warga Kota Jayapura yang bijaksana, mari kita ambil hikmah dari apa yang sudah terjadi saat ini,” himbaunya.

Lebih lanjut, BTM menjelaskan, Pemerintah Kota Jayapura mendapatkan anugrah Adipura bukanlah ukuran tentang banjir.

“Tetapi itu adalah penilaian dari pusat terhadap kinerja dari sebuah daerah dalam hal menata lingkungannya yang bersih, hijau serta penilaian tentang tata pemerintahan berjalan dengan baik,” cetusnya.

Karena itu, ke depannya, mantan Kadispenda Kota Jayapura ini berjanji dalam kepemimpinannya di periode kedua bersama Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM mengambil langkah penting untuk mengatasi banjir.

“Kami akan melihat dan menata kota ini secara perlahan-lahan,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga