Wali Kota - Muspida Gelar “Sehari Besama Masyarakat Perbatasan RI-PNG”

Dalam rangka Bulan Kemerdekaan dan HUT Ke 72 RI, Pemerintah Kota menggelar acara “Sehari Bersama Masyarakat Perbatasan RI-PNG, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Sabtu (5/8).
Share it:
Wali Kota, DR. Benhur Tomi Mano, MM, Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM, bersama unsur
Muspida kota, pimpinan OPD dan ASN Kota Jayapura bersama masyarakat yang ada
di kawasan perbatasan RI-PNG melaksanakan olah raga jalan santai
Jayapura, Dharapos.com 
Dalam rangka Bulan Kemerdekaan dan HUT Ke 72 RI, Pemerintah Kota menggelar acara “Sehari Bersama Masyarakat Perbatasan RI-PNG, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Sabtu (5/8).


Wali Kota, DR. Benhur Tomi Mano, MM, Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM, bersama Muspida kota, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) Kota Jayapura hadir bersama masyarakat yang ada di kawasan perbatasan ini.

Berbagai kegiatan di lakukan,tepat pada momen  yang di pusatkan di halaman kantor distrik Muara Tami ini, seperti olah raga jalan santai, pasar murah oleh Dinas Perindagkop Kota Jayapura, pengobatan gratis oleh Dinas Kesehatan, dan pelayanan dokumen kependudukan   oleh Dispendukcapil Kota Jayapura.

Kemudian, pelayanan KB oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, dan pelayanan PBB oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura, serta acara hiburan.

Kepala Distrik Muara Tami Suprianti, S.Stp, MAP menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wali Kota dan rombongan serta meminta agar kegiatan tersebut terus dilaksanakan sehingga Pemkot terus ada bersama masyarakat di perbatasan ini.

“Hari ini Bapak Wali Kota bersama jajaran datang untuk berada bersama masyarakat di wilayah perbetasan. Ini merupakan wujud nyata perhatian Bapak, Wakil Wali Kota Muspida dan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah serta aparatur sipil negara Pemerintah Kota Jayapura datang untuk sehari bersama warga Muara Tami,” sapa Wali Kota sebelum membuka kegiatan tersebut.

Ia mengaku bersama wakilnya dan jajaran Muspida serta OPD Kota Jayapura merasa bangga dan sukacita, bisa melihat putra-putri, bapak dan Ibu guru serta tenaga medis yang bertugas di daerah perbatasan.

“Hari ini merupakan satu sukacita kita bersama untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72,” cetus Wali Kota.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini juga berpesan agar masyarakat perbatasan harus melawan paham-paham yang ingin merubah dasar negara Pancasila.

“Tidak ada seorang pun yang bisa merubah Pancasila sebagai dasar negara kita. Sehingga untuk itu, mulai dari sini (perbatasan, red) kita harus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan empat pilar kebangsaan harus kita tanamkan kepada seluruh rakyat yang ada di daerah perbatasan,” tandasnya.

Wali Kota saat berkesempatan meninjau pelaksanaan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat
Karena hal ini merupakan tolak ukur kekuatan bangsa di negara ini dan Muara Tami sebagai pintu di kawasan negara-negara Asia Pasifik.

Untuk itu, Wali Kota minta seluruh masyarakat untuk tertib dalam mengikuti semua kegiatan dari awal hingga akhir.

Dalam pelayanan, Pemkot juga akan fokus di daerah perbatasan dan tidak tutup mata untuk itu, karena semua pelayanan kepada masyarakat di perbatasan RI-PNG, tentu sama dengan yang tinggal di pusat Kota Jayapura.

Momen 17 Agustus nanti, Wali Kota akan memberikan surat keputusan kepada Kepala Distrik Muara Tami untuk melaksanakan upacara tersendiri di wilayah tersebut.

Kapolsek Danramil dan Komandan Satgas Perbatasan diminta untuk bersama-sama menyiapkan upacara di daerah perbatasan dengan baik, serta melibatkan semua jajaran yang ada di kawasan ini.

Pada kesempatan Gebyar Kemerdekaan di Distrik Muara Tami ini juga memberikan harapan yang menggembirakan bagi masyarakat Muara Tami dimana pada 2018 mendatang pembangunan jembatan Hamadi - Holtekamp akan selesai dikerjakan.

“Apa yang saya sampaikan ini merupakan pesan Bapak Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kota Jayapura bahwa sebelum pemilihan Presiden, jembatan Hamadi Holtekamp sudah harus  selesai di bangun,” bebernya.

Dengan selesai pembangunan jembatan Hamadi Holtekamp maka  akses warga yang tinggal di daerah perbatasan ke pusat Kota Jayapura menjadi akan menjadi cepat dan tidak lagi melewati jalan Trans Papua dari perbatasan.

Dengan demikian, daerah perbatasan akan maju dan berkembang sama dengan wilayah Kota Jayapura.

Konsep dan rencana pembangunan di kawasan perbatasan 60 persen adalah daerah pertanian sehingga pengembangan ke depan akan menjadi kawasan minapolitan agrowisata di daerah perbatasan.

Dalam konsep pembangunan Pemkot Jayapura, wilayah perbatasan akan dijadikan sebagai kawasan metropolitan.

Sehingga wilayah tersebut maju dan berkembang baik dari sisi ekonomi serta infrastruktur.

Untuk itu, Wali Kota mengajak seluruh warga perbatasan yang berada di wilayah Koya Barat, Koya Timur, Kampung Tengah, Sukosari, Skouw Mabo, Skouw Yambe hingga kampung Mosso untuk sama-sama menjaga perbatasan dengan baik.

Berkaitan dengan itu juga, Pemkot akan terus mengawasi masuknya barang dan orang di wilayah perbatasan.

Putra asli Port Numbay ini juga berjanji nantinya akan ditambah satu pos pengamanan TNI Polri tepat di dekat jembatan untuk mengawasi peredaran orang dan barang yang masuk ke kota Jayapura.

“Saya yakin dan optimis, perbatasan bebas dari narkoba demikian pula di sekolah-sekolah juga terisitimewa peserta didik sebagai generasi penerus bangsa dan negara khususnya di kota Jayapura,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga