2 Malam, TNI Gagalkan Peredaran Ganja di Perbatasan RI-PNG

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, Yonif 432/Kostrad Pos Koya Koso kembali menggagalkan peredaran ganja di perbatasan RI – PNG.
Share it:
Anggota Satgas berhasil amankan warga Jayapura yang kedapatan membawa ganja siap edar seberat 0,5 Kg 
Jayapura, Dharapos.com
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, Yonif 432/Kostrad Pos Koya Koso kembali menggagalkan peredaran ganja di perbatasan RI – PNG.

Ganja seberat setengah kilogram tersebut didapat usai menggelar sweeping di Jalan Poros Arso - Jayapura dalam rangka mengamankan perbatasan antar kedua negara dari peredaran barang haram tersebut.

Dari hasil sweeping, anggota Satgas berhasil mengamankan seorang warga Jayapura yang kedapatan membawa ganja siap edar seberat kurang lebih 0,5 kilogram.

“Warga tersebut bernama Musa Itar asal Jayapura,” ungkap Danki A Lettu A. Siregar.

Yang bersangkutan kedapatan membawa barang terlarang antara lain ganja kering yang dibungkus pada 1 kantong plastik warna biru dengan berat kurang lebih 0.5 kg.

Barang lainnya, uang senilai Rp 27.000, 1 buah Noken,  1 unit Motor KLX, 1 buah obeng, 1 buah gunting, 1 bungkus rokok dan 1 buah kunci pas.

“Tersangka dan barang bukti telah diserahkan ke Polsek Abepura disaksikan Pasi intel Satgas Lettu Inf. M. Tavin dan diterima langsung Bripka Anung dari Satnarkoba Polres Jayapura Kota untuk diproses hukum lebih lanjut,” rinci Siregar.

Ditegaskan Danki A, setiap saat pihaknya akan melaksanakan sweeping darat di sektor tanggung jawabnya mulai dari Desa Yowong Kabupaten Keerom sampai dengan Kampung Nafri, Distrik Abepura baik yang terjadwal maupun tidak terjadwal.

“Ini dilaksanakan karena semakin maraknya peredaran narkoba jenis ganja di wilayah Papua khususnya wilayah Jayapura dan Kabupaten Keerom terbukti sudah dua malam ini Jajaran pos Ki A (Pos Skamto dan Pos Koya Koso) menangkap 4 orang pelaku dengan barang bukti Narkoba 7 paket besar jenis
ganja,” tegasnya di Jayapura, Kamis (31/8).

Lanjutnya, pelaksanaan sweeping di Pos Koya Koso sebagai wujud untuk melindungi generasi penerus bangsa karena tugas dan tanggung jawab prajurit TNI sebagai Satgas Pengamanan Perbatasan selalu berupaya untuk memutus jalur peredaran narkoba khususnya jenis ganja yang berasal PNG.

Sejumlah barang bukti seperti ganja seberat 3 kg yang berhasil disita pada malam sebelumnya
“Salah satu sebab banyaknya jalan tikus yang terdapat sepanjang perbatasan RI-PNG dan ini sudah lama terjadi, sehingga kami satgas terus melakukan pemeriksaan agar generasi muda penerus bangsa bebas dari bahaya narkoba,” lanjut Danki A.

Sementara itu, Dansatgas Yonif 432/Kostrad, Letkol Inf. Ahmad Daud menjelaskan kegiatan sweeping ini akan terus dilaksanakan bekerja sama dangan polisi di wilayah hukum setempat guna memutus jalur peredaran ganja di daerah Papua khususnya wilayah Jayapura dan sekitarnya.

“Kita harus waspadai dan kita cegah bersama. Kami juga sampaikan terima kasih untuk Pos Koya Koso tingkatkan kewaspadaan dan tetap semangat,” tugasnya.

Pada malam sebelumnya, sekitar pukul 00.45 WIT telah diamankan oknum mahasiswa atas nama Syor
Psaba (27) yang beralamat di  Perumnas 3 Abepura, beserta empat orang rekannya.

Mereka menggunakan angkutan umum type Kuda Grandia warna hitam, Nopol DS 1986 AE, yang dikemudikan Nurdin (32) dari arah Senggi tujuan Jayapura.

Para pelaku kedapatan membawa 1 bungkus narkoba jenis ganja kering seberat kurang lebih 1 kg
Berikut barang bukti lainnya seperti uang Rp. 450.000-, 2 buah Hp merek Samsung dan Nokia, 1 charger,  dan beberapa barang lainnya.

Selang lebih kurang 1 jam di waktu yang sama, sekitar pukul 01.25 WIT Satgas kembali mengamankan lagi dua orang karyawan swasta, atas nama Yusak (30) yang berprofesi sebagai buruh perusahaan beralamat di kompleks perusahaan Rajawali Arso.

Kemudian Yosias Nisipto (28 ), laki- laki, karyawan cargo bandara Sentani, beralamat di Jln. Bandara kompleks Yabaso Sentani.

Barang bukti yang dari keduanya, antara lain ganja kering 5 paket besar kurang lebih 2 kg, 1 buah senjata tajam badik, dan 3 buah HP merek Samsung dan Nokia.

Kemudian, 1 buah parfum merek Pixel, 1 unit motor merek Supra X 125 No Polisi PA 5060 JB warna hitam putih.

Menurut keterangan dari tersangka, kedua paketan ganja tersebut diperoleh dari kebun Yusak di daerah perusahaan Rajawali Kabupaten Arso, dan rencananya ganja tersebut akan diedarkan ke di Sentani.

Setelah diamankannya oknum mahasiswa Syor Psaba dan karyawan swasta Yusak bersama rekannya serta barang bukti oleh Satgas,  malam itu juga Danki A Pos Skamto Lettu Inf A.S Siregar mengadakan koordinasi dengan Polres Keerom dan menyerahkan tersangka dengan Barang buktinya untuk proses hukum lebih lanjut.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga