2 Pemuda Wamena Turunkan Merah Putih dari Menara Tertinggi di Biak

Bendera Merah Putih yang berkibar pada menara paling tinggi di Biak Numfor tepatnya menara pemancar milik Byak TV dalam rangka Dirgahayu RI ke 72 tahun akhirnya berakhir.
Share it:
Bendera Merah Putih usai diturunkan 2  pemuda asal Wamena dari menara setinggi 80 meter di Biak Numfor
Biak, Dharapos.com
Bendera Merah Putih yang berkibar pada menara paling tinggi di Biak Numfor tepatnya menara pemancar milik Byak TV dalam rangka Dirgahayu RI ke 72 tahun akhirnya berakhir.


Pengibaran bendera kebanggaan bangsa Indonesia ini resmi berakhir sejak 31 Agustus 2017.

Uniknya, dua remaja Papua asal Wamena, Kabupaten Jayawijaya masing-masing Paul dan Yohanes Kogoya dipercayakan untuk menurunkan bendera.

Keduanya bahkan memanjat menara setinggi 80 meter tersebut tanpa menggunakan alat pengaman.

Penurunannya dilakukan dengan upacara sederhana yang di pimpin Dandim 1708/Biak Numfor, Letkol. CZI Suhendra Gunawan, serta dihadiri perwakilan dari TNI dan POLRI, Ketua DPRD Kabupaten Biak Numfor,  serta tamu undangan lainnya.

Foto bersama usai prosesi penurunan bendera merah putih
Kedua remaja ini berhasil sampai ke puncak dan dengan sigap melipat bendera dan diturunkan sampai ke dasar untuk kemudian diserahkan langsung kepada Dandim 1708/Biak Numfor.

Ditemui Beritapapua.Dharapos.com usai menjalani pengalaman tersebut, keduanya mengaku memang sengaja tidak menggunakan tali pengaman.

“Karena kami tahu dan sadar bahwa Tuhan Yesus yang kami sembah ada dan sedang menjaga kami berdua,” tandas Paul penuh percaya diri yang diaminkan Yohanes.

Disinggung soal rasa takut pada ketinggian, Paul malah mengaku awalnya memang sempat datang  rasa takut kepada dirinya.

“Tetapi ketika sudah sampai pada pertengahan rasa takut itu hilang,” cetusnya.

Paul dan Yohanes juga berkesempatan foto bersama kru Beritapapua,Dharapos.com,  Hendrik D. Korwa 
Hal ini juga dimungkinkan karena kehidupan mereka yang sudah terbiasa dengan alam sehingga rasa takut pada ketinggian itu sudah tidak ada.

Yohanes menambahkan bahwa dikampungnya, tempat dirinya bermain yaitu di atas pohon.

Sekedar info, Paul Kogoya masih berstatus Mahasiswa Fakultas Hukum pada salah satu Perguruan Tinggi di Papua sedangkan Yohanes Kogoya baru menginjak usia 17 tahun.

Keduanya adalah pemuda yang berani memanjat tiang pemancar Byak TV setinggi 80 meter dalam rangka menurunkan Sang Merah Putih seusai perayaan Dirgahayu RI ke 72 tahun.

Atas keberaniannya, Paul dan Yohanes Kogoya diberikan sertifikat sebagai pengakuan atas aksi keduanya.

(Hend-Dk)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga