Akhir November 2017, Kegiatan Fisik Pemkot Ditargetkan Rampung

Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Jayapura ,selaku pengelola program dan kegiatan fisik diinstruksikan paling lambat akhir November 2017 telah menuntaskan seluruhnya.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat membawakan pidato pengantar Nota Keuangan APBD-P dan
Rancangan APBD-P TA 2017, bertempat di ruang paripurna DPRD Kota Jayapura, Jumat (22/9)
Jayapura, Dharapos.com 
Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Jayapura ,selaku pengelola program dan kegiatan fisik diinstruksikan paling lambat akhir November 2017 telah menuntaskan seluruhnya.

Hal ini dimaksudkan agar penyelesaian pembayaran dan pelaporan juga tepat waktu paling lambat 15 Desember 2017.

“Namun jika hingga tanggal 15 Desember ada realisasi fisik kegiatan yang belum rampung 100 persen maka tentu dananya terancam hangus apabila ini terjadi maka menjadi tanggung jawab pimpinan OPD selaku pengguna dan penanggung jawab anggaran,“ demikian penegasan yang disampaikan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat membawakan pidato pengantar Nota Keuangan APBD Perubahan dan Rancangan APBD-Perubahan Tahun Anggaran 2017, bertempat di ruang paripurna DPRD Kota Jayapura, Jumat (22/9)

Lanjutnya, jika anggaran harus diluncurkan ke tahun anggaran 2018 maka itu hanya karena alasan force major dan bukan karena teknis administrasi.

Untuk itu, para pimpinan OPD yang sementara ini melaksanakan kegiatan-kegiatan fisik agar segera memacunya hingga proses penyelesaian yang tepat waktu dan segera pula merealisasikan transaksi pembayarannya.

Karena selain memenuhi target kinerja Pembangunan daerah, juga untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura.

Pria yang akrab disapa BTM ini juga mengakui bahwa prestasi yang diperoleh hari ini tentu tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama dari Dewan yang terhormat.

“Juga ketulusan hati kita semua dalam upaya untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Jayapura,” tandasnya.

Lebih lanjut, urai BTM, potret pembangunan ekonomi Bangsa Indonesia saat ini sedang berada dalam masa-masa sulit terutama memasuki akhir TA 2017.

Hal ini diakibatkan pendapatan dalam negeri APBN yang terkoreksi menurun dari estimasi awal induk APBN tahun anggaran 2017.

Realitas ini, sambung dia, menggambarkan posisi Pemkot Jayapura sedang menghadapi masa-masa sulit dalam mengimplementasi agenda kerja tahun anggaran 2017.

“Sehingga kita diharuskan mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi turbulensi struktur anggaran pendapatan daerah secara bijak dan hati-hati dengan cara mendesain kembali estimasi perencanaan program dan perencanaan anggaran yang telah ditetapkan pada struktur APBD kita,” lanjut BTM.

Sebagaimana diisyaratkan dalam Pasal 154 Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 di mana perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD.

“Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja,” tandasnya.

Selain itu, keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan.

“Karena itu, siklus pengelolaan keuangan daerah secara normatif dimungkinkan dilakukannya perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah pada tahun anggaran berjalan,” tukas BTM.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga