BTM Resmi Buka Kompetisi PSSI Pertiwi Cup

Bertempat di lapangan Mandala, Kota Jayapura, Ketua Asosiasi Pengurus Sepak Bola Provinsi Papua, DR. Benhur Tomi Mano, MM, secara resmi membuka kompetisi PSSI, Pertiwi Cup.
Share it:
Ketua Asprov Papua. DR. Benhur Tomi Mano, MM saat membuka kompetisi Pertiwi Cup dengan tendangan pertama 
Jayapura, Dharapos.com 
Bertempat di lapangan Mandala, Kota Jayapura, Ketua Asosiasi Pengurus Sepak Bola Provinsi Papua, DR. Benhur Tomi Mano, MM, secara resmi membuka kompetisi PSSI, Pertiwi Cup.


Kompetisi ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai ajang pembinaan sepak bola wanita Papua secara berkesinambungan.

Selain itu sebagai ajang seleksi pemain berbakat yang diproyeksikan untuk Timnas Galanita Asian Games 2018 mendatang.

Kompetisi ini akan berlangsung dari tanggal 21 - 29 September dan merupakan kalender kegiatan Asosiasi PSSI Provinsi Papua Tahun 2017.

Dengan peserta yakni Galanita Persitoli Kabupaten Tolikara, Galanita Persiker dari Kabupaten Keerom, Galanita Persidafon dari Kabupaten Jayapura dan Galanita Kota Jayapura.

Turnamen galanita ini dilaksanakan dengan mengacu kepada kalender PSSI Pusat yaitu seluruh Asprov pada 34 provinsi di Indonesia menyelenggarakan kalender PSSI

“Untuk Provinsi Papua sendiri telah menyelenggarakan turnamen ini sesuai dengan jadwal PSSI yaitu Liga 3 dan kami telah laksanakan untuk usia 15 dan 17 tahun sehingga hari ini kita juga menggelar Pertiwi atau  Galanita Cup,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura ini.

Galanita Persitoli Kabupaten Tolikara menjadi salah satu tim yang tampil pada Kompetisi Pertiwi Cup 2017
Pihaknya juga memprioritaskan para pelajar yang  memiliki animo sebagai atlet sepak bola, khususnya pada kabupaten-kabupaten di Provinsi Papua, namun terkendala dengan biaya.

“Untuk itu selaku Ketua Umum Asosiasi Pengurus Sepak Bola Provinsi Papua, kami meminta para Bupati se-Tanah Papua untuk bisa mengalokasikan dana bagi ajang Liga 3 usia 15 dan 17 serta galanita,”  imbuhnya.

Pria yang sering disapa BTM ini pun turut menegaskan bahwa terkait alokasi dana dimaksud, tidak menyalahi  aturan dan profesional, karena  bisa didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tiap masing-masing daerah.

Lanjut orang nomor satu di ibukota provinsi paling timur Indonesia ini, Papua telah tampil sebagai gudang bibit sepak bola Indonesia.

Bahkan sepak bola wanita Papua pun sudah berada di level nasional hingga ke  tingkat Asia yang juga diwakili tim Galanita asal provinsi berjuluk “Bumi Cendrawasih” ini.

Selaku Ketua Asprov, BTM berharap tim-tim dari berbagai kabupaten lain di Papua bisa tampil di Liga1 bersama Persipura dan Perseru.

Sebagai tanda dimulainya laga, BTM melakukan penendangan bola pertama.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Papua

Masukan Komentar Anda:

0 comments: