Dinkes Kota Awasi Peredaran Pil PCC di Semua Apotek

Dinas Kesehatan Kota Jayapura pastikan akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap peredaran pil Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) pada seluruh apotek yang berada di wilayah tersebut.
Share it:
Kepala Dinkes Kota Jayapura, Arif Dwi Darmanto, SKM, M.Kes 
Jayapura, Dharapos.com
Dinas Kesehatan Kota Jayapura pastikan akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap peredaran pil Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) pada seluruh apotek yang berada di wilayah tersebut.

Hal ini dilakukan Dinkes pasca tertangkapnya dua pelaku pengedar pil PCC oleh pihak Kepolisian, belum lama ini di  Kota Jayapura.

Selain itu, untuk mengantisipasi peredaran PCC di lingkungan sekolah.

“Kita harus cepat bergerak, dan saya telah memanggil Kepala Seksi Kefarmasian untuk sesegera mungkin melakukan pengawasan dan meninjau ke apotek-apotek guna mengetahui keberadaan obat PCC tersebut,“ ungkap Kadiskes Kota Jayapura, Arif Dwi Darmanto, SKM, M.Kes, yang dikonfirmasi, Rabu (20/9).

PCC menurut Arif ada kegunaannya namun yang dikuatirkan adalah penyalahgunaannya. Karena dampak dari penggunaan obat PCC adalah menghilangkan rasa sakit.

Namun yang sangat dikuatirkan dari penggunaan PCC jika dikonsumsi berlebihan maka menimbulkan efek kecanduan yang nantinya seseorang yang meminum akan ingin meminum lagi dalam jumlah atau dosis yang besar.

“Kalau hal itu terjadi maka kejadian seperti yang terjadi di Kendari akan memberikan efek terburuk dari penyalahgunaan PCC yaitu meninggal dunia,” bebernya.

Dirincikan pula, pil tersebut dapat mengakibatkan kejang-kejang dan tidak terkontrol emosi.

Berkaitan dengan itu pula, Wakil Wali Kota akan menggelar rapat koordinasi dengan melibatkan pihak Dinas Pendidikan setempat.

Karena dari sisi pencegahan di kalangan anak sekolah, maka pihak Disdik akan menyampaikan informasi kepada seluruh siswa siswi di semua jenjang baik SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di seluruh wilayah Kota Jayapura.

Setelah rapat nanti, tim dari Dinkes Kota Jayapura akan diterjunkan langsung ke seluruh apotek untuk melakukan pengawasan menindaklanjuti temuan oleh kepolisian saat pengiriman beberapa hari lalu.

Disinggung soal apakah PCC, sudah beredar di Kota Jayapura, Kadis mengakui bahwa hal ini belum diketahui namun yang jelas ada indikasi bahwa itu bukan pengiriman pertama kali.

“Tapi sampai dengan saat ini belum ada kasus di Kota Jayapura yang terjadi walaupun obat tersebut sudah beredar namun belum menimbulkan dampak negatif,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: