DPRD Kota Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD 2017

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura, menggelar Paripurna Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) tentang penetapan APBD Perubahan Kota Jayapura Tahun Anggaran 2017.
Share it:
DPRD Kota saat menggelar Paripurna Pembahasan Raperda penetapan APBD-P Kota Jayapura TA 2017
Jayapura, Dharapos.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura, menggelar Paripurna Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah  (RAPERDA) tentang penetapan APBD Perubahan Kota Jayapura Tahun Anggaran 2017.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kota Jayapura, Jumat  (22/9) di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD setempat, Mathelda Yakadewa.

Paripurna Pembahasan Raperda  tentang penetapan  APBD Perubahan Kota Jayapura TA 2017 ini dihadiri Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru, MM dan Sekda Kota Rasmus D. Siahaya, SH, MM.

Turut hadir pula, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Kepala distrik dan kelurahan, pimpinan BUMN/BUMD dan perbankan, termasuk Ketua TP PKK, GOW dan DWP Kota Jayapura.

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, pada pidato Pengantar Nota Keuangan Perubahan APBD mengatakan, dalam Raperda APBD-P TA 2017 yang disampaikan anggaran pendapatan daerah di estimasi kurang dari APBD induk sebesar Rp1.405.418.440.377 menjadi Rp1.353.719.127.178,-

Dalam APBD-P berkurang sebesar minus Rp.51.699.313.199,- atau minus sebesar 3.68 persen dari SILPA TA 2016 sebesar Rp 93.501.993.487,-

“Sehingga pengeluaran pembiayaan setelah perubahan berkurang sebesar minus Rp50.498.006.513,” urainya.

Dana yang tersedia sebesar minus Rp56.498.006.513,- tersebut terverifikasi dalam belanja daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah.

Penyesuaian belanja pegawai berkurang sebesar minus Rp59.547.803.334, belanja langsung rutin sebesar Rp32.159.643.750, penyesuaian belanja langsung kegiatan berkurang sebesar minus Rp1.180.450.266, dengan jumlah yakni kegiatan luncuran dari TA 2017 sebesar Rp15.381.138.734 untuk 21 kegiatan.

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat pidato pengantar Nota Keuangan Perubahan APBD 2017
Kegiatan izin prinsip sebesar Rp18.957.880.750, untuk 12 kegiatan serta susunan organisasi perangkat daerah sebesar Rp7.608.790.000,

Lebih lanjut diuraikan Wali Kota, pengeluaran pembayaran dalam bentuk penyertaan modal pada PT Bank Papua dan PDAM Jayapura sebesar Rp12 miliar.

Total anggaran belanja dalam struktur APBD-P TA 2017 sebesar Rp1.353.719.127.178 atau turun sebesar minus Rp51.699.313.199 atau minus 3.68 persen dari APBD induk sebesar Rp1.405.418.440.337,-

Wali Kota juga menyatakan bahwa kebijakan anggaran belanja daerah dalam struktur APBD-P TA 2017 menunjukkan belanja tidak langsung berkurang hingga 21 persen dari total belanja daerah sebesar Rp1.353.719.127.178,-

Sementara belanja langsung berkurang sebesar minus Rp51.699 .313.199 atau minus 3,68 persen.

“Setelah menyelesaikan agenda Sidang APBD-P TA 2017 maka diharapkan seluruh program kerja dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBD-P dapat segera diselesaikan dengan tepat waktu, tepat target, tepat sasaran, tepat volume, tepat mutu dan tertib administrasi,” harapnya.

Harapan Wali Kota juga, di tahun ini implementasi e-planning dan e-budgeting dapat diterapkan dalam perencanaan dan penganggaran TA 2018.

“Sehingga transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah dapat tercapai sesuai ketentuan,” tukasnya.

Usai menyampaikan pidato, Wali Kota menyerahkan materi sidang kepada Pimpinan DPRD setempat melalui Wakil Ketua Mathelda Yakadewa.

Turut disaksikan seluruh perangkat Dewan dan pimpinan OPD yang hadir pada acara Paripurna tersebut.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga