Inovasi Baru Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI mewajibkan setiap lembaga dan Pemerintah daerah untuk dapat menciptakan satu inovasi setiap tahunnya.
Share it:
Sekda Kota Rasmus D. Siahaya, SH, MM (tengah) saat mewakili Wali Kota pada pembukaan Kompetisi
Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Kota Jayapura bertempat di Hotel Said Papua, Selasa (12/9)
Jayapura.Dharapos.com
Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI mewajibkan setiap lembaga dan Pemerintah daerah untuk dapat menciptakan satu inovasi setiap tahunnya.

Untuk maksud tersebut harus memenuhi persyaratan dalam hal ini perbaikan pelayanan publik, yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena itu, kompetisi yang dilaksanakan saat ini benar-benar menjadi momentum dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang lebih baik,” ungkap Wali Kota yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Rasmus D. Siahaya, SH, MM pada kegiatan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Kota Jayapura bertempat di Hotel Said Papua, Selasa (12/9).

Bagi masing-masing OPD dan unit layanan agar dalam menyusun proposal inovasi harus sesuai dengan kriteria yang telah di tentukan oleh Kementrian PAN-RB.

Karena dalam merumuskan kebijakan inovasi  tentu mengacu pada prinsip efisiensi, efektivitas hingga perbaikan kualitas pelayanan.

Wali Kota berharap kepada OPD serta unit layanan yang akan terpilih nanti agar benar-benar memiliki proposal inovasi yang berbobot.

“Tentu sebagai bekal dalam mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional pada tahun ini apabila berhasil masuk dalam top inovasi pelayanan publik tingkat Kota Jayapura,” tukasnya.

Kepala Badan Ortal Kota Jayapura, M. E. Waromi juga menambahkan banyak sudah inovasi pelayanan publik yang  sudah di lakukan.

Dirincikan, pihaknya mengirim tiga kontestan inovasi yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura  dengan pelayanan e-KTP dan fokusnya Kampung Kayu Batu.

Kemudian, pelayanan terpadu satu pintu oleh Dinas PMPTSP dengan fokus pelayanan perizinan secara online serta Dinas P3AKB dengan pelayanan pemberdayaan perempuan di 14 Kampung.

“Kota Jayapura menjadi roll model dengan berbagai inovasi tetapi semua inovasi itu harus ikut dalam kompetisi,” akuinya.

Pihaknya berharap melalui kegiatan dari Kemen PAN-RB  ini, kontestan andalan mereka juga bisa ikut dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017.

Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan pendampingan Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik di lingkup Kota Jayapura bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya aparatur agar dapat memahami tahapan-tahapan sesuai Permen PAN-RB RI Nomor 19 Tahun 2017 tentang Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik.

Selain itu untuk mengevaluasi inovasi pelayanan publik dari masing-masing OPD untuk diikutsertakan dalam ajang yang sama di tingkat nasional.

Materi yang disampaikan para narasumber dari Kementrian PAN-RB RI masing-masing Kepala Bidang Penyiapan Perumusan Kebijakan Pelayanan Publik , Ir. Sri Hartini, MM dan Duka Realis, SE terkait analisis pelayanan publik.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga