Kapolda Papua Barat Ingatkan Jajarannya Jadi Pelayan yang Baik

Kapolda Papua Barat, Brigjen. Pol. Rudolf Alberth Rodja mengingatkan jajarannya untuk bisa berperan sebagai pelayan masyarakat yang baik.
Share it:
Kapolda, Brigjen. Pol. Rudolf Alberth Rodja saat memimpinan upacara sertijab 6 Pamen Polda Papua Barat 
Manokwari, Dharapos.com
Kapolda Papua Barat, Brigjen. Pol. Rudolf Alberth Rodja mengingatkan jajarannya untuk bisa berperan sebagai pelayan masyarakat yang baik.

Selain itu, sesuai sumpah dan janji maka pejabat baru tidak boleh korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta harus disiplin dan taat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia .

“Saya selalu berpikir terbalik dengan yang biasanya, artinya kalau saya menjadi masyarakat apa yang harus dilakukan oleh seorang anggota Polri yang bisa melayani dan memuaskan masyarakat,” ungkapnya, saat dikonfirmasi usai memimpin sertijab dan mutasi, Rabu (6/9).

Artinya, seorang anggota Polri harus berempati dengan masyarakat , sehingga mereka bisa terlayani dengan baik

Mantan Karo Provos Divpropam Polri ini mencontohkan, jika masyarakat hendak menyeberang jalan dan ada anggota Polri yang menghampiri dan  membantu melakukan penyeberangan, maka tentu masyarakat akan puas dengan pelayanan tersebut.

“Termasuk juga di kantor, jika masyarakat  yang datang ke kantor untuk dilayani maka  harus dilayani dengan baik, seperti halnya seorang teller di bank saat  melayani nasabah. Begitu juga dengan rekan-rekan wartawan yang datang ke kantor polisi apakah sudah dilayani seperti itu atau belum? Hal itulah yang harus kita perbaiki sekarang,” urainya.

Ditambahkan Kapolda, masalah disiplin tentu sangat diutamakan karena tanpa itu, maka  anggota Polri bisa dikategorikan menjadi pemberontak-pemberontak berseragam.

Begitu pula, seorang anggota Brimob jika memegang senjata namun dia tidak disiplin maka dia akan menggunakan senjata dengan seenaknya.

Kapolda secara khusus memuji kinerja salah putra terbaik Papua yang kini dipromosikan menjadi Kasat Brimob Polda Papua Barat, AKBP. Jeremias Rontini, SIK.

“Saya bersyukur walau banyak orang Papua belum tahu bagaimana kinerja pak Rontini tapi saya sudah tahu kredibilitas dan kompetensinya karena kami sudah berteman sejak lama saat bersama di di Polda Papua,” pujinya.

Kapolda juga mengakui, kalau banyak orang belum tahu bahwa ada salah satu putra terbaik asal tanah Papua yang kini menjadi orang dekat Presiden RI, Joko Widodo yaitu Kombes Pol. Eduard Isir asal Papua Barat tepatnya Kabupaten Maybrat.

“Mereka harus melihat dan bangga bahwa ada orang Papua yang begitu hebat hingga mendapat Adimakayasa nomor satu di angkatannya dan menjadi tangan kanannya Presiden dan bagi saya ini tidaklah gampang,” akuinya.

Dia juga, lanjut Kapolda, merupakan salah satu anak OAP calon jenderal sehingga orang Papua harus bangga.

Selain itu juga, Kombes Pol. Pietrus Waine, SH, M.Hum yang akan memikul bintang satu di pundaknya.

“Saya pun berharap pada waktunya nanti mereka akan kembali ke tanah Papua untuk berbakti seperti pendahulu mereka Irjen. Pol. Paulus Waterpauw,” harapnya.

Kapolda juga menegaskan, Pemerintah pusat sudah melihat itu dan orang Papua harus tahu apa yang menjadi pesan Presiden Joko Widodo untuk mengangkat anak-anak asli dari negeri berjuluk “Bumi Cendrawasih”  ini.

“Menurut saya pribadi, beliau (Presiden, red) tidak melihat ras, agama atau golongan namun beliau mau menyetarakan semua menjadi yang sama dan bagus,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga