ULP Kota Jayapura Jadi Pembicara pada Rakornis se Tanah Papua di Merauke

Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kota Jayapura dipercayakan menjadi pembicara pada Rapat Koordinasi (Rakornis) yang akan berlangsung di kabupaten Merauke, Oktober mendatang.
Share it:
Kepala BPBJ Kota Jayapura, Mathias B. Mano
Jayapura, Dharapos.com
Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kota Jayapura dipercayakan menjadi pembicara pada Rapat Koordinasi (Rakornis) yang akan berlangsung di kabupaten Merauke, Oktober mendatang.

Rencana Rakornis se Tanah Papua ini merupakan agenda tahunan sesuai hasil rapat koordinasi pertama yang dilaksanakan di kota Jayapura pada 2016 lalu yang dilaksanakan oleh ULP Provinsi Papua.

Pemerintah Provinsi menjadi pemrakarsa untuk mengumpulkan seluruh ULP se Tanah Papua sebagaimana pada 2016 lalu dimana rakor direncanakan akan dilaksanakan setiap tahun secara bergilir kabupaten dan kota.

Dalam Rakor di Kabupaten Merauke ini, Papua Barat  juga akan diundang untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Kota Jayapura selaku pilot project di Tanah Papua akan menjadi narasumber atau pembicara pada kegiatan ini.

Perlu diketahui, ULP Kota Jayapura terpilih di antara 44 ULP sebagai percontohan di Indonesia.

“Nantinya kami akan membagi materi maupun program pelatihan yang sudah kami dapatkan kepada ULP lain yang ada di Papua maupun Papua Barat,” ungkap Kepala Bagian Pengadaan Barang dan jasa (BPBJ) Kota Jayapura, Mathias B. Mano, yang dikonfirmasi, Jumat (15/9).

Kata dia, Kota Jayapura selalu membuka diri untuk semua ULP kabupaten yang ada di tanah Papua maupun di Papua Barat.

Dalam hal ini, baik dalam penguatan kelembagaan sumber daya manusia, pengelolaan kinerja sampai bagaimana menyusun standar operasional prosedur kinerja.

Sehingga diharapkan ULP lain bisa bersinergi bahkan bisa menjadi sama dengan Kota Jayapura menuju kepada arah yang profesional.

Dan tentunya, dilakukan melalui MoU antara ULP Kota Jayapura dengan ULP lain yang ada di Tanah Papua maupun Papua Barat.

“Kami sudah melakukan MoU dengan ULP Kabupaten Merauke, dan rencananya selama 2 tahun mereka belajar dan ULP Jayapura akan mendampingi dalam penguatan lembaga dan penguatan SDM,” sambungnya.

Selaku pilot project, Mano berencana akan mendata ULP di 28 kabupaten yang ada di Provinsi Papua.

“Harus kita data dimana saja yang sudah mempunyai ULP dan mana yang belum. Jika yang sudah mempunyai ULP perkembangannya sejauh mana,” bebernya.

Kemudian, yang belum penguatan kelembagaan harus dibuat secara baik dengan dibentuk secara permanen, mandiri dan SDM harus disiapkan dan menetap di ULP.

“Dan tidak boleh berada di SKPD lain begitu juga dengan manajemen kinerjanya,” tukas Mano.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga