Legislator Papua Minta PT FI Kroscek Sistem Keamanan

Aksi penembakan kembali terjadi di areal tambang PT. Freeport Indonesia (FI), Kabupaten Timika, Provinsi Papua.
Share it:
Areal tambang PT. Freeport Indonesia, kawasan Tembagapura, Papua
Jayapura, Dharapos.com
Aksi penembakan kembali terjadi di areal tambang PT. Freeport Indonesia (FI), Kabupaten Timika, Provinsi Papua.

Belum diketahui siapa pelaku dibalik insiden penembakan yang terjadi pada Minggu malam (24/9) dan Senin pagi (25/9).

Menanggapi  itu,  sejumlah pihak kemudian angkat bicara, dimana salah satunya anggota DPR Papua, Ruben Magai.

Menurutnya, PT FI adalah salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia yang dikelola oleh orang asing.

“Dan tentunya untuk soal keamanan dari PT Freeport sendiri mereka lebih tahu seperti apa,” ungkapnya.

Untuk itu, Ruben meminta pihak perusahaan kembali mengecek sistem keamanan yang selama ini diterapkan apakah sudah cukup maksimal untuk menunjang aktivitas penambangan mereka.

“Masalahnya, kalau memang sistem keamanannya kuat, maka yang jadi pertanyaannya adalah kenapa sampai sekarang masih ada insiden penembakan serta masalah-masalah keamanan lainnya yang membuat karyawan dan perusahaan itu sendiri tidak bisa melakukan aktivitasnya dengan baik" cetus anggota Komisi I DPR Papua tersebut lewat telepon selulernya, Senin (25/9) terkait penembakan yang terjadi di areal Tambang PT FI.

Lanjutnya, PT FI adalah perusahaan asing yang menanamkan investasi di Indonesia khususnya di Papua sehingga pastinya mereka memiiki sistem teknologi keamanan yang kuat.

“Karena itu saya pikir mereka harus mengevaluasinya mendasari pada berbagai kasus penembakan yang terjadi,” sambung Ruben.

Di tambahkan pula selain daerah, Negara juga ikut memperoleh hasil dari tambang ini.

“Pemerintah jangan hanya tinggal diam saja, karena kejadian penembakan ini secara terus- menerus terjadi namun kenyataannya sampai hari ini tidak pernah terungkap siapa pelakunya atau dalang dibalik berbagai insiden dimaksud,” desaknya.

Oleh karena itu, Pemerintah pusat maupun daerah setempat segera melihat masalah yang terjadi saat ini dan tidak membiarkannya begitu saja hingga berlarut-larut.

“Saya meminta kepada aparat keamanan agar secepatnya melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang sampai saat ini masih melakukan penembakan dikawasan tersebut,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments: