Pemkot Komitmen Perhatikan Mama-mama Papua

Pemerintah Kota Jayapura dalam hal ini Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM akan terus komitmen memperhatikan keberadaan mama-mama Papua yang setiap harinya menjalankan aktivitas jual beli di pasar.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyalami salah satu pedagang pasar Mama Papua
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura dalam hal ini Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM akan terus komitmen memperhatikan keberadaan mama-mama Papua yang setiap harinya menjalankan aktivitas jual beli di pasar.

Salah satunya dengan menyediakan satu unit mobil sebagai fasilitas antar jemput.

“Saya punya rencana jika memiliki uang yang banyak dari APBD maka akan ada dana tambahan yang diperuntukkan bagi mama-mama untuk menambah modal penjualan dan ini khusus bagi penjual di pasar Mama Papua,” ungkapnya saat pertemuan bersama Mama Papua, Rabu (27/9).

Koperasi di pasar Mama Papua harus tetap ada dan siapa ketua, anggota serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga agar Pemkot dapat membantu usaha tersebut.

Di kampung-kampung dan gereja juga telah dibangun sejumlah koperasi oleh Pemkot.

“Untuk  itu saya minta kepada mama-mama tidak usah memikirkan masalah tanah yang ada di pasar Mama Papua yang baru karena itu merupakan tugas dan tanggung jawab saya. Saya minta mama- mama tetap berjualan seperti biasa,” imbuh Wali Kota.

Para pedagang pasar Mama Papua
Menurut informasi yang diperolehnya, bahwa lantai 1 – 3 pada Pasar Mama Papua tetap digunakan oleh mama-mama .

Pasar tersebut juga nantinya akan ada kepala pasar dan akan ditunjuk berdasarkan SK Wali Kota dan Solpap masuk dalam struktur Kepala Pasar.

“Untuk masalah kebersihan dan pertamanan pasar nantinya kita akan gunakan orang-orang yang ada di sekitar pasar,” sambungnya.

Pada kesempatan itu juga, Wali Kota menegaskan bahwa togel tidak boleh ada di pasar Mama Papua yang baru.

Wali Kota juga mendorong mama-mama pedagang agar jika ada kegiatan pelatihan yang dibuat oleh Pokja agar bisa mengikutinya.

“Pemerintah tidak menyengsarakan rakyat namun pemerintah ingin berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” bebernya.

Wali Kota juga menambahkan di 2018  mendatang, pihaknya akan mengeluarkan Peraturan daerah yang mengatur menjual sagu dan Pinang hanya khusus orang Papua.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: