Pemkot Siap Menata Seluruh Destinasi Wisata di Kota Jayapura

Kota Jayapura banyak memiliki sejumlah destinasi wisata yang cukup menjanjikan terutama bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemerintah setempat.
Share it:
Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM 
Jayapura, Dharapos.com 
Kota Jayapura banyak memiliki sejumlah destinasi wisata yang cukup menjanjikan terutama bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemerintah setempat.

Hingga, peluang adanya peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi wisata juga akan menjadi baik

Meski demikian, dibutuhkan tangan-tangan terampil untuk mengelola kawasan wisata yang ada di 5 distrik di ibukota Provinsi Papua tersebut.

Di samping, masyarakat pemilik hak ulayat juga harus membuka diri untuk bersama-sama Pemerintah mengelola kawasan wisata dimaksud yang tentunya diperkuat dengan satu regulasi baru.

Terkait dengan itu , pekan kemarin Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM bersama dengan Bappeda dan Dinas Pariwisata Kota Jayapura didampingi seorang ahli dari Makasar yang diketahui mendesain Pantai Losari, melakukan survei ke seluruh tempat wisata yang ada di Kota Jayapura.

Seperti, kawasan wisata Pantai Base’G, Pantai Hamadi, Jayapura City,  tempat wisata pantai Abepura, dan Skyline, hingga ke Muara Tami guna melihat kondisi dan potensi destinasi wisata yang ada di negeri berjuluk Port Numbay ini.

“Untuk potensi wisata di lokasi Skyline dimana berada di pinggiran jalan yang berhadapan langsung dengan Teluk Youtefa, yang saat ini digunakan sebagai tempat jualan kuliner, nantinya akan di tata,” ungkap Wawali yang dikonfirmasi, Senin (25/9).

Berkaitan dengan itu, ahli asal Dinas Pariwisata Kota Makassar ini nantinya akan mendesain kawasan tersebut hingga bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata baru, yang tentu akan menambah PAD Kota Jayapura.

Hanya saja diakui Wawali, lokasi tersebut tidak memiliki lahan parkir sehingga agak sulit jika didatangi pengunjung.

Rencananya akan didesain bentuk terasering untuk tempat parkiran di bagian atas sementara pada bagian bawah digunakan untuk para pengunjung menikmati kuliner.

Begitu pula, lokasi pantai Hamadi, yang akan di desain,dan ditata ,agar tidak kelihatan kumuh.

“Dan nantinya akan didesain dengan baik, bagus dengan cantik sehingga tempat tersebut bukan saja digunakan pada hari libur atau hari Minggu namun jika hari raya keagamaan juga masyarakat bisa berkunjung ke lokasi tersebut,” urainya.

Nantinya juga jika tercapai, maka Pemerintah kota akan memanggil para pemilik hak ulayat guna diberikan sosialisasi agar mereka juga berperan aktif di kawasan tersebut.

“Karena kalau masyarakat hanya berwisata pada hari Minggu saja maka tentu tidak ada pemasukan untuk PAD Kota Jayapura,” akuinya.

Hal yang sama juga berlaku untuk kawasan Jayapura City, pantai Base’G, gunung  Sorobu Abe Pantai dan sejumlah lokasi wisata lainnya.

Tak ketinggalan pula sisa peninggalan alutsista milik sekutu di pantai Hamadi yang bisa dimuseumkan sehingga perlu dipugar serta disediakan tempat yang bisa dikunjungi oleh warga Kota Jayapura dan warga dari luar Papua.

Sementara untuk wilayah Muara Tami, ada beberapa titik yang akan dikembangkan sebagai kawasan wisata seperti air panas di Moso dan Taman Puring.

“Semuanya memang belum dikelola dengan baik karena berbenturan dengan masalah status kepemilikan lahan sehingga nantinya pada 2018 mendatang, kami akan berupaya agar kawasan-kawasan wisata ini menjadi perhatian Pemerintah Kota bersama pemilik hak ulayat,” janjinya.

Wawali berharap potensi-potensi wisata yang akan dikembangkan ini bisa mendongkrak PAD Kota Jayapura.

Ke depan, Pemkot akan mengundang para pemilik hak ulayat, tokoh adat dan tokoh masyarakat karena semua kawasan wisata dikuasai oleh adat.

Sehingga pihaknya perlu untuk duduk bersama dan memberikan penjelasan, sehingga masyarakat dapat memahami.

Pemerintah juga harus perlu memberikan gambaran kepada masyarakat khususnya pemilik hak ulayat kawasan pariwisata karena nantinya jika sudah dikenal publik maka pemilik hak ulayat akan mendapat keuntungan.

“Selain di tata sebagai kawasan wisata, bisa juga disediakan tempat untuk berolahraga, bermain anak-anak dan tidak hanya pada siang hari saja namun malam hari juga masyarakat bisa berwisata,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga