Resmi Jabat Kasat Brimob Polda Pabar, Rontini Siap Bawa Perubahan

Tepat Rabu (6/9), salah satu putra asli Papua, AKBP. Jeremias Rontini, SIK resmi menduduki jabatan baru sebagai Komandan Satuan (Kasat) Brigadi Mobil (Brimob) Polda Papua Barat.
Share it:
Kapolda, Brigjen. Pol. Rudolf Alberth Rodja saat memasang pangkat baru ke pundak Kasat Brimob Polda Papua
Barat yang baru AKBP. Jeremias Rontini, SIK pada Sertijab yang berlangsung, Rabu (6/9)
Manokwari, Dharapos.com
Tepat Rabu (6/9), salah satu putra asli Papua, AKBP. Jeremias Rontini, SIK resmi menduduki jabatan baru sebagai Komandan Satuan (Kasat) Brigadi Mobil (Brimob) Polda Papua Barat.

Rontini resmi menggantikan pejabat sebelum, Kombes Pol. Desman S. Tarigan, SH berdasarkan Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/2038/VIII/2017, tanggal 25 Agustus 2017.

Sebelumnya, mantan Kapolres Jayapura Kota ini menjabat sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital (Wadir Pam Obvit) Polda Bali.

Pasca resmi menjabat, Rontini jadi putra asli Papua pertama yang diangkat sebagai Kasat Brimob Polda Papua Barat.

Dikonfirmasi usai sertijab, Rontini mengaku siap merubah wajah Brimob Papua Barat.

“Kita memimpin Brimob yang nota bene adalah pasukan elit kepolisian, tentu kedisiplinan harus di nomor Satukan. Makanya saya siap untuk merubah wajah Brimob Polda Papua Barat yang tentu harus di mulai dari pucuk  pimpinan,” akuinya.

Artinya, selama ini masyarakat menilai bahwa  Brimob dalam bertutur kata ataupun berperilaku banyak yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

“Sehingga nantinya misi saya untuk merubah wajah Brimob yang secara bahasa maupun perilaku banyak yang memang tidak disukai, tapi bagaimana kita harus mendekatkan diri dengan masyarakat,” sambung Rontini.

Meski demikian, diakuinya pula, bahwa langkah yang dilakukan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Untuk bagaimana dalam melayani masyarakat artinya rasa simpati itu lahir sendiri ,Dan anggota Brimob Polda Papua Barat harus berbaur dengan masyarakat.

Karena itu, Rontini berharap saat anggota Brimob dalam menjalankan tugas pun harus juga memperhatikan lingkungannya.

“Jika kita bertugas di wilayah yang tidak perlu membawa senjata, maka saya rasa itu tidak perlu. Kita berupaya untuk menunjukkan sisi humanis anggota Brimob di Papua Barat sehingga terjalin keterkaitan dan hubungan emosional dengan masyarakat,” imbuhnya.
Rontini juga menegaskan jika dirinya siap membuka diri.

Ia akan jalan ke masing-masing anggota Brimob di tiap-tiap wilayah untuk menyatakan visinya dan jika ada kendala diajak untuk komunikasi.

“Intinya, saya bukan orang lain tapi saya asli dari tanah ini dan apa yang kita lakukan harus bisa sama serta sesuai dengan harapan masyarakat  sebagaimana misi saya ke depan,” tukasnya.

Rontini juga memastikan akan memberlakukan tindakan tegas apabila kedapatan anggota Brimob terlibat narkoba dan sesuai protap tidak ada ampun pelaku.

“Termasuk tindak asusila, semua itu tidak ada ampun dan bisa berujung pada pemecatan sesuai instruksi dari pusat. Artinya jika ada anggota Brimob Polda Papua Barat yang terindikasi narkoba maka tidak ada  ampun bagi yang bersangkutan,” tegasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga