Soal Seleksi Pendamping Desa, DPRP : BPMK Papua Harus Buka Diri

Puluhan orang perwakilan dari 10 Kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah mendatangi kantor DPR Papua guna menyampaikan aspirasi terkait penerimaan tenaga pendamping desa.
Share it:
Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Neoluien Katoiky saat menyampaikan pernyataan pers
Jayapura, Dharapos.com
Puluhan orang perwakilan dari 10 Kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah mendatangi kantor DPR Papua guna menyampaikan aspirasi terkait penerimaan tenaga pendamping desa.

Kedatangan mereka disambut baik oleh dua legislator setempat masing-masing Neoluien Katoiky selaku Wakil Ketua Komisi V dan Tan Wie Long yang juga anggota Komisi I di ruang rapat Komisi I DPR Papua, Rabu (13/9).

Jhon Matuan S.sos yang dipercayakan sebagai Koordinator lapangan mengungkapkan untuk proses penerimaan pendamping desa mereka mengikuti tes online di Papua.com dan pendaftaran itu lansung dari Kementrian Pedesaan.

“Yang menjadi pertanyaan, kami orang asli Papua (OAP) bersama-sama dengan non Papua mengikuti tes online tersebut tetapi yang lolos kenapa non Papua sedangkan kami OAP tidak,” ungkapnya heran.

Jhon mengaku heran dan hingga saat ini tidak mengetahui dimana letak permasalahannya.

“Untuk itu, kami minta pertanggungjawaban dari BPMK Provinsi Papua,” tegasnya.
Pihaknya berharap agar DPR Papua bisa memanggil Kepala BPMK Provinsi Papua agar duduk bersama membahas masalah ini.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua komisi V DPR Papua, Neoluein Katoiky mengaku pihaknya berharap kepada BPMK setempat untuk adanya langkah proteksi terhadap OAP dalam rangka mengurangi angka pengangguran.

“Melihat masalah yang terjadi di depan mata kami menyangkut pengangkatan pendamping tingkat desa, agar jangan sampai terjadi kesalahpahaman antara pencari kerja dan eksekutif maka ada baiknya harus dibangun komunikasi yang baik,” dorongnya.

Neoluein berjanji nantinya akan memanggil pihak BPMK guna bersama-sama membahas dan mencari soluasi untuk menyelesaikan masalah ini.

Masih di tempat yang sama, anggota Komisi I DPR Papua Tan Wie Long menegaskan bahwa pada prinsipnya DPR Papua akan memperjuangkannya.

“Aspirasi dari saudara-saudara pada hari ini akan kami perjuangkan,” tegasnya.

Selanjutnya kepada pihak BPMK, Tan juga berharap agar bisa membuka diri dan mendengar aspirasi masyarakat selaku pencari kerja.

“Sehingga ada solusi dan masalah ini bisa terselesaikan,” pungkasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga