TNI Kembali Temukan Ladang Ganja di Perbatasan RI-PNG

Sebanyak puluhan tanaman ganja siap panen berhasil ditemukan sejumlah personel TNI yang bertugas menjaga perbatasan negara RI – PNG.
Share it:
Puluhan pohon ganja siap panen yang berhasil ditemukan sejumlah personel  TNI penjaga perbatasan RI – PNG
Keerom, Dharapos.com
Sebanyak puluhan pohon ganja siap panen berhasil ditemukan sejumlah personel  TNI yang bertugas menjaga perbatasan negara RI – PNG.

Temuan tersebut berawal saat tim gabungan personel Kompi C Satgas Yonif 410/Alugoro melaksanakan patroli keamanan sekitar Pos Kalilapar yang menjadi sektor tanggung jawabnya.

Pesonel gabungan ini dipimpin Danki C Satgas Lettu Inf Sarimin Syaiful serta Dan Pos Kalilapar Lettu Inf M Ikhsan beserta sepuluh orang anggota.

Mereka berhasil menemukan ladang ganja yang siap panen sebanyak  lebih kurang 40 pohon ganja setinggi rata-rata 150  cm.

Penemuan ladang ganja ini tidak sengaja dan di luar dugaan, karena tim patroli setelah jalan cukup jauh di antara hutan belantara dan sangat melelahkan mencurigai adanya lokasi areal lereng bukit yang gundul.

Tim kemudian mendekati lokasi ini dengan sangat hati-hati dan penuh waspada dan setelah sampai di lokasi, tim kemudian mengamati secara cermat ke seluruh areal ini.

Bahkan terkejut karena ternyata di lokasi tersebut  banyak ditemukan tanaman ganja setinggi rata-rata 150 cm dan siap panen.

Kemudian semua tanaman ganja ini di cabut dan dibawa ke Pos Kalilapar untuk diamankan, selanjutnya di serahkan ke Kolakops Korem 172/PWY sebagai barang bukti.

Menurut Danki C Lettu Inf Sarimin Syaiful, ladang ganja yang siap panen ini belum diketahui siapa pemiliknya.

Lokasi penemuan ladang ganja ini berada di lereng hutan antara Kampung Kalilapar dan Kampung Umbapuy.

“Sebagaimana kita ketahui, lokasi ini berada di antara Kampung Kalilapar dan Kampung Umbapuy, nanti kita cari tahu siapa pemilik ladang ganja ini,” sambungnya.

Diakui Syaiful , untuk menjangkau lokasi tersebut memang cukup berat dan jauh dari jalan raya.

“Medan yang harus di lalui, dimana kita harus menyeberangi beberapa sungai dan menelusuri lereng gunung serta menembus lebatnya hutan belantara,” akuinya.

Menurut Syaiful, pemilik ladang ganja ini nampaknya sengaja memilih tempat yang jauh dari pemukiman/perkampungan supaya tidak terdeteksi oleh siapa pun, terutama pihak keamanan.

Yang bersangkutan diduga menebang pohon-pohon di sekitar lereng bukit yang subur ini untuk dijadikan areal ladang ganja.

“Lokasi ini (penemuan ladang ganja) sangat jauh dari perkampungan, medan berat dan sulit dijangkau.
Mereka memilih lereng gunung, ini sangat subur, sangat cocok untuk tanam ganja. Ke depannya kita akan selalu rutin mengadakan patroli kemanan seperti ini,” kata Danpos Kalilapar Lettu Inf. M. Ikhsan

Di sepanjang wilayah perbatasan Papua ini memang sangat rentan terhadap penanaman ganja.

Karena tanah di sini sangat subur, dan didukung dengan kondisi cuaca yang sangat sejuk dan sering turun hujan dengan medan yang bergunung-gunung serta hutan yang sangat lebat.

Dari hasil penanaman ganja ini tentu hasilnya sangat menggiurkan bagi siapa saja.

(Piet)

Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga