Bangun Daerah Butuh Inovasi, Kreatif dan Komitmen Tinggi

Membangun daerah menjadi lebih baik dibutuhkan seorang figur pemimpin yang inovatif dan kreatif serta memiliki komitmen tinggi.
Share it:
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan sambutan
Supiori, Dharapos.com 
Membangun daerah menjadi lebih baik dibutuhkan seorang figur pemimpin yang inovatif dan kreatif serta memiliki komitmen tinggi.

"Pemimpin harus mempunyai inovasi dan  kreatif untuk  membangun daerahnya menjadi maju. Juga satu komitmen yang tinggi, sebagai dasar untuk diikuti bawahannya," demikian pernyataan yang disampaikan Wali Kota Jayapura DR.Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan sambutan pada acara penandatanganan MoU Asistensi Penyelenggaraan Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Supiori, yang berlangsung di gedung kesenian Dinas Pariwisata setempat, Senin (16/10).

Ditegaskannya, kalau rakyat Supiori mau maju maka pastinya akan ada perubahan yang terjadi di atas tanah dan negeri ini.

“Dan seorang pemimpin diberikan hikmat oleh Tuhan untuk melayani masyarakat dengan berbuat yang terbaik bagi kepentingan rakyatnya,” tegas Wali Kota.

Olehnya itu, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini mengapresiasi langkah maju yang dibuat oleh Bupati Supiori, Drs. Jules F. Warikar, MM melalui  Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PPTSP) dengan didukung oleh birokrasi yang kuat dan handal.

“Hari ini bukan saja kita tanda tangan di atas kertas tapi saya ingin ada aplikasi dan penerapannya,”  harap Wali Kota di hadapan Bupati Supiori dan  jajarannya.

Lanjutnya, PPTSP Kota Jayapura kini menjadi yang terbaik bahkan melebihi kinerja Kabupaten Sragen yang menjadi lokasi awal belajar bahkan juga melebihi Kota Makassar dan Kota Bandung.

BPPTSP Kota Jayapura saat ini melayani 98 izin dengan rincian sebanyak 93 izin tidak dipungut biaya alias gratis sementara 5 izin lainnya dikenakan bayaran yaitu IMB, izin miras, izin trayek, izin gangguan dan izin perikanan.

“Saya berusaha untuk mempersingkat pelayanan perizinan sehingga banyak dari para pengusaha yang mau menanamkan investasinya di kota Jayapura,” beber Wali Kota.

Bahkan, para aparatur  yang duduk di badan tersebut adalah orang-orang pilihan yang siap melakukan pelayanan prima secara cepat, tepat, efektif dan transparan.

“Pelayanan yang dulunya dilakukan berhari-hari tetapi saat ini hanya dalam hitungan jam dan izinnya selesai diproses di BPPTSP. Asalkan tidak melalui calo dan persyaratannya lengkap,” tandasnya.

Kini, BPPTSP Kota Jayapura sudah menjadi rol model yang direkomendasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa BTM ini juga mengaku ada sejumlah kabupaten yang sudah melaksanakan MoU dengan Pemkot Jayapura khususnya terkait pelayanan perizinan terpadu satu pintu.

Selain itu, sejumlah faktor turut mendukung keberlangsungan pelayanan perizinan ini  seperti ketersediaan listrik yang mencukupi dan fasilitas internet yang memadai disamping dukungan sumber daya manusia yang mumpuni.

Putra asli Port Numbay ini telah bertekad untuk menjadikan Kota Jayapura sebagai penyalur berkat bagi kabupaten lain yang ada di tanah Papua maupun Papua Barat.

Selain PPTSP, Wali Kota juga telah membuka diri untuk membantu Kabupaten Supiori terkait pelayanan e-KTP.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga