Dinkes Gandeng TP PKK Kota Gelar Pelatihan SIP bagi Kader Kesehatan

Dinas Kesehatan menggandeng Tim Penggerak (TP) PKK Kota Jayapura menggelar Pelatihan Sistem Informasi Posyandu (SIP) bagi kader kesehatan setempat, Senin (16/10).
Share it:
Pembukaan pelatihan SIP ditandai penabuhan tifa oleh Ketua TP PKK dan Ketua GOW Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com
Dinas Kesehatan menggandeng Tim Penggerak (TP) PKK Kota Jayapura menggelar Pelatihan Sistem Informasi Posyandu (SIP) bagi kader kesehatan setempat, Senin (16/10).


Berlangsung di gedung Sian Soor, kantor Wali Kota Jayapura, pelatihan SIP ini akan berlangsung selama 4 hari.

Turut hadir, Ketua GOW Kota Jayapura, Ny. Rustan Saru.

Ketua TP PKK setempat, Ny. Christin Mano/L, mengatakan kegiatan seperti ini sudah dilakukan untuk kesekian kalinya.

“Namun saya berharap dari kegiatan yang dilaksanakan dengan pembiayaan oleh Pemerintah ini agar kita dapat mengevaluasi sudah sejauh mana keberhasilan dari program maupun kegiatan yang dilaksanakan selama ini,” harapnya.

Ny. Christin juga mengapresiasi para ibu kader Posyandu yang sudah lama bekerja tanpa pamrih termasuk mereka yang baru berkecimpung mulai 1-5 tahun, tanpa mengharapkan satu imbalan, atau gaji meski di bayar atau digaji.

“Namun itu sama saja kita menabung untuk Tuhan, karena menjalankan tugas sebagai kader untuk melayani istri maupun anak bayi dari orang lain, sementara para suami juga paham kesibukan istrinya sebagai kader posyandu,” tandasnya.

Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ny. Christin juga mempertanyakan apakah kader posyandu yang sudah dilatih beberapa tahun lalu, sudah berjalan sesuai dengan  program atau tidak?

Ia pun mendorong Dinkes untuk membuat grup bagi kader posyandu sehingga saat SIP diberlakukan, para kader bisa mendapatkan informasi-informasi menarik termasuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan Posyandu.

Ketua TP PKK Kota Jayapura, Ny. Christina Mano/L saat menyampaikan sambutan
“Saya berharap dengan adanya Sistem Informasi Posyandu ini, kita bisa belajar sama-sama dan kalau boleh tahun depan kader Posyandu yang ada di kelurahan atau kampung bisa hadir disini,” harap Ny. Christin.

Karena dari kelurahan atau kampung dan Puskesmas yang ada harus ke distrik untuk membuat laporan.

“Namun jika baru di distrik maka tahun depan masing-masing kelurahan harus mempunyai perangkat untuk membuat laporan secara Online baik ke Puskesmas, Tim Penggerak PKK, Dinas Kesehatan maupun BPMPK Kota Jayapura,” urainya.

Kepala Dinkes setempat, Arif Dwi Darmanto dalam laporan mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam kaitan SIP dengan kegiatan pengumpulan data, pengolahan dan analisa sederhana serta evaluasi dan motivasi di tahun 2016.

Kemudian, melakukan kegiatan pendataan secara sederhana di wilayah kerja Posyandu dan melakukan
pencatatan hasil pendataan dalam format SIP yang ada. Serta, melakukan analisis data dari pencatatan, evaluasi dan monitoring.

Peserta pelatihan kader berasal dari 5 distrik yakni 5 orang Ketua TP PKK masing-masing distrik, 5 Staf Administrasi SIP distrik, juga peserta evaluasi informasi posyandu sebanyak 60 orang.

Lanjutnya, SIP adalah petunjuk praktis yang digunakan oleh kader di posyandu sebagai panduan bagi Pemerintah daerah dalam membangun basis data pos pelayanan terpadu di wilayahnya.

“Dengan adanya SIP ini memberikan persepsi yang sama tentang basis data posyandu sehingga memudahkan bagi Pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan mutu sumber daya manusia sebagai potensi membangun bangsa,”  tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga