HPAP Minta Gubernur Papua Tindak Tegas SKPD Nakal

Himpunan Pengusaha Asli Papua (HPAP) meminta Gubernur Lukas Enembe menindak tegas jajarannya di tingkat SKPD yang bekerja tak sesuai aturan.
Share it:
Ketua HPAP, Sonny Wanma saat menyampaikan pernyataan pers
Jayapura, Dharapos.com
Himpunan  Pengusaha Asli Papua (HPAP) meminta Gubernur Lukas Enembe menindak tegas jajarannya di tingkat SKPD yang bekerja tak sesuai aturan.

Pemerintah khususnya Gubernur Papua agar dapat melihat dengan jeli kondisi tersebut, termasuk kebijakan serta janji-janji yang diberikan kepada Pengusaha Asli Papua.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua HPAP, Sonny Wanma saat menggelar aksi demo bersama puluhan pengusaha yang tergabung dalam Gelombang Ekonomi Lemah (GEL) di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua, Senin (2/10).

Mereka menuntut direalisasikannya janji berupa dana sebesar Rp 100 juta yang sampai saat ini tak pernah direalisasikan hingga jelang akhir tahun anggaran.

“Padahal sejak awal, kami sudah memenuhi semua persyaratan yang diminta, dan tahap verifikasi kelengkapan berkas perusahaan sudah kami lakukan dari bulan April lalu, meski diakui sangat sulit,” bebernya.

Wanma juga mempertanyakan anggaran sebesar Rp 13 – 16 Miliar yang sampai saat ini tidak dikeluarkan Bina Marga.  Padahal Cipta Karya sendiri sudah mengeluarkan pekerjaan bagi pengusaha GEL kurang lebih 52 pengusaha yang sudah diakomodir.

Sementara Bina Marga yang nota bene mengelola dana GEL kurang lebih Rp 13 - 16 Miliar, hingga detik tak juga mengeluarkannya.

“Apakah pekerjaan atau dana tersebut sudah dikeluarkan kepada orang yang mungkin tidak mengikuti verifikasi langsung ataukah dana itu masih tertahan. Itu kami tidak tahu,” sambung Wanma.

Olehnya itu, pihaknya sebagai pengusaha lokal merasa kecewa.

“Ke depannya kami akan mengambil langkah-langkah hukum karena telah terjadi penipuan massal terhadap pengusaha asli Papua,” kecamnya.

Sebelumnya, puluhan pengusaha mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua.

Kedatangan sekelompok orang yang tergabung dalam kumpulan pengusaha Gelombang Ekonomi Lemah (GEL) adalah untuk menagih janji terhadap dana pekerjaan  Rp100 juta yang dijanjikan Kepala Dinas PU Papua Djuli Mambaya.

Mambaya menjanjikan dana pekerjaan sebesar Rp 100 juta kepada 388 pengusaha asli Papua namun sampai saat ini janji tersebut tak pernah direalisasikan hingga jelang akhir tahun anggaran.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Papua

Masukan Komentar Anda:

0 comments: