Jelang HUT ke 61, Komisi PI GKI Jayapura Kunjungan ke Kampung

Gereja Kristen Injili di Tanah Papua dalam hal ini Badan Pekerja Klasis GKI Jayapura Komisi Pekabaran Injil menggelar kegiatan turun bersama ke kampung-kampung dalam misi penginjilan dan penyegaran iman.
Share it:
Wali Kota, Sekretaris BP GKI Jayapura dan peserta berfoto bersama
Jayapura, Dharapos.com
Gereja Kristen Injili di Tanah Papua dalam hal ini Badan Pekerja Klasis GKI Jayapura Komisi Pekabaran Injil menggelar kegiatan turun bersama ke kampung-kampung dalam misi penginjilan dan penyegaran iman.

Kegiatan tersebut dalam rangka menyongsong HUT ke - 61 GKI di Tanah Papua pada 26 Oktober mendatang bekerja sama dengan gereja dan Pemerintah Kota Jayapura.

Wali Kota DR. Benhur  Tomi Mano, MM menilai kegiatan ini sangat penting agar pembangunan manusia lewat iman turut menjadikan kota ini terberkati serta mengalami kesejahteraan dan kedamaian.

“Dengan demikian,  tidak ada orang yang melakukan kejahatan di kota ini jika iman mereka bertumbuh dengan baik,” demikian disampaikannya, saat melepas peserta turun bersama ke kampung-kampung, di depan kantor Klasis GKI Jayapura, Sabtu (21/10).

Diakuinya, berjalannya pembangunan fisik yang diimbangi dengan pembinaan iman dan mental manusia barulah bisa melahirkan keberhasilan dan masyarakat juga yang akan merasakan pembangunan di Kota Jayapura.

Dijelaskan, mayoritas masyarakat Kota Jayapura di dominasi oleh anggota GKI apalagi warga yang tinggal di 14 kampung.

“Kalau kita membina iman warga di kampung-kampung dengan baik maka akan terjadi perubahan sehingga masyarakat sejahtera, hidup rukun serta mengasihi satu dengan yang lain,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut orang nomor satu di ibukota provinsi Papua ini memberikan apresiasi atas program pekabaran Injil klasis GKI Jayapura

“Dan ke depannya nanti, akan ditata dan diatur dengan baik dan sesekali kita turun dengan turut
melakukan pelayanan kesehatan, dokumen kependudukan dan juga pasar murah yang diawali dengan pembinaan mental iman masyarakat di kampung-kampung,” sambungnya.

Seperti masyarakat yang tinggal di kampung  Tobati adalah merupakan mayoritas warga GKI dan hanya sebagian kecil penganut yang berlatar belakang agama lain.

Pria yang akrab disapa BTM ini juga mengharapkan kegiatan ini mendapat restu Tuhan.

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan sambutan
“Sehingga kota ini terus akan dijaga, dilindungi serta diberkati oleh Tuhan sesuai moto kita Satu Hati
Membangun Kota untuk Kemuliaan Tuhan,” tandasnya.

BTM juga mengakui bahwa kegiatan ini juga sama dengan visi Pemkot Jayapura yaitu “Kota Beriman”.

“Saya menginginkan agar mereka yang hidup di kota dan di kampung-kampung adalah orang-orang yang beriman dan takut akan Tuhan serta tidak melakukan kekerasan dan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” harapnya.

Program ini diharapkan BTM akan menjadi program primadona di Kota Jayapura.

Sekretaris BP Klasis GKI Jayapura, Pdt. Iren Rumbiak, S.Th menambahkan pelayanan pastoral adalah merupakan pelayanan penggembalaan serta percakapan dari hati ke hati tentang situasi di dalam kehidupan setiap jemaat.

“Hari ini juga kita melihat kondisi kehidupan kota di mana mereka yang tinggal di kampung merupakan masyarakat kota,” urainya.

Dan kegiatan ini untuk melakukan penyegaran kembali dimana mungkin selama ini mereka lalai atau lupa sehingga diingatkan kembali dan itu merupakan tugas gereja untuk mencari yang tersembunyi karena ini merupakan misi dari pekerjaan gereja yaitu mencari dan melayani dan terus diutus bekerja.

“Program ini merupakan program Komisi Pekabaran Injil GKI Jayapura sehingga kita turun ke warga untuk melihat permasalahan secara lebih dekat. Melalui kunjungan pastoral ini kita akan menemukan permasalahan apa yang terjadi dalam keluarga khususnya terhadap apapun yang menyebabkan mereka tidak berada dalam persekutuan,” tandasnya.

Sekretaris PI Klasis GKI Jayapura, Pdt. Laurens Rumbino, S.Th menambahkan program turun bersama ke kampung dalam rangka meningkatkan kemitraan bersama Pemkot Jayapura.

Selain itu, program dan kegiatan ini di kolaborasi dalam rangka menyongsong HUT ke- 61 GKI di Tanah Papua serta memasuki era 500 Tahun Reformasi.

“Untuk itu, kita harus peka terhadap berbagai realitas sosial masyarakat yang menjadi hambatan termasuk konteks spiritualitas masyarakat yang dirasakan sebagai hambatan dalam proses adaptasi khususnya dalam peran serta partisipasi bersama pada pembangunan di kota Jayapura,” tukasnya.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah para pendeta dan majelis jemaat terutama Sekretaris Komisi pekabaran Injil serta Vikaris yang bertugas di Klasis Jayapura sebanyak 133 orang.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga