KP2i – Persit KCK Kodim 1712/Sarmi Gelar Penyuluhan tentang Kanker Serviks

Komunitas Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia (Kp2i) Bersama Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XXXIX Kodim 1712/Sarmi menggelar Penyuluhan Kesehatan Kanker Serviks, Rabu (18/10).
Share it:
Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Kodim 1712/Sarmi, Ny. Hendra Pesireron saat memberikan sambutan
Sarmi, Dharapos.com
Komunitas Peduli Kesehatan  Perempuan Indonesia (Kp2i) Bersama Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XXXIX Kodim 1712/Sarmi menggelar Penyuluhan Kesehatan Kanker Serviks, Rabu (18/10).


Sebagaimana siaran pers Kodim 1712/Sarmi kepada Beritapapua.Dharapos.com, kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 WIT bertempat di kantor Aula Diklat Jalan Kota Baru Petam, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi dengan peserta yang hadir sebanyak 50 orang.

Diantaranya, anggota Kodim 1712/Sarmi, Ibu-ibu dari Persit KCK Kodim 1712/Sarmi, Bhayangkari dan Dharma Wanita setempat.

Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Kodim 1712/Sarmi, Ny. Hendra Pesireron dalam sambutannya mengharapkan keseriusan para peserta penyuluhan dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya harapkan dalam sosialisasi ini Bapak dan Ibu untuk memperhatikan betul karena penyakit ini sangat berbahaya,” harapnya.

Ny. Hendra pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih banyak atas kehadiran para undangan yang mau hadir dalam kegiatan penyuluhan ini.

“Masalah kesehatan sangat penting karena kebanyakan penyakit ini di derita oleh para ibu,” tandasnya.

Dr Rudi selaku Ketua Tim KP2i  saat memaparkan materi tentang kanker serviks
Pada momen yang sama, Bidan Ana W yang berasal dari Tim KP2i mengaku jika dirinya sebagai bidan ingin membegikan ilmu tentang kanker serviks.

“Sebagai perempuan, saya peduli akan tentang kesehatan karena kesehatan cukup mahal, sehingga kalau tidak kita jaga dan pelihara siapa lagi yang akan melakukan itu,” akuinya.

Ana mengharapkan peserta tidak perlu malu untuk mengungkapkan masalah tentang kesehatan.

“Karena kanker serviks ini berkaitan dengan alat vital kita,” tandasnya.

Sementara itu, dalam kegiatan penyuluhan, Dr Rudi selaku Ketua tim KP2i dalam materi penyuluhannya menekankan soal bahayanya penyakit kanker serviks.

“Penyakit  Kanker Serviks adalah penyakit alat vital, dan ini merupakan penyakit dingin yang sangat ganas,” tekannya.

Bahaya penyakit kanker serviks itu karena orang yang terinfeksi penyakit ini tidak  ada tanda-tanda tapi baru akan kelihatan pada stadium III dan IV.

Dirincikan, penyakit kanker serviks itu di perkirakan banyak diderita perempuan  pada usia 30 - 35 tahun.

Penyebabnya antara lain, akibat hubungan intim atau melakukan seks bebas yang berganti-ganti pasangan.

Seusai pemaparan materi, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga