KPK Tetap Berharap Kota Jayapura jadi Benchmark di Papua

Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) RI terus mendorong Pemerintah Kota Jayapura untuk masuk lebih lagi kepada fase-fase yang maju.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat berbincang dengan Wawali Ir. H. Rustan Saru, MM
di sela-sela acara penyerahan DPPA - SKPD Kota Jayapura, Jumat (20/10) 
Jayapura, Dharapos.com  
Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) RI terus mendorong Pemerintah Kota Jayapura untuk masuk lebih lagi kepada fase-fase yang maju.

Dalam hal ini, lembaga antirasuah tersebut mengharapkan Pemkot tampil sebagai Benchmark di Papua.

“Saya telah membuat surat edaran kepada semua OPD sampai ke sekolah-sekolah, kelurahan dan kampung  agar masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan mengetahui komitmen dan substansi dari surat tersebut,“ ungkap Wali Kota, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyerahkan DPPA-SKPD Kota Jayapura, di gedung Sian Soor Kantor Wali Kota setempat, Jumat (20/10).

Lanjutnya, beberapa hal diminta KPK yaitu rencana aksi pencegahan korupsi agar integrasi dalam hal ini perencanaan dan penganggaran keuangan yang berkaitan dengan e-Budgeting dan e– Planning.

“OPD yang melakukan hal ini agar segera ditindaklanjuti sehingga tahun 2018 mendatang, kita sudah melaksanakan hal tersebut,” dorongnya.

Untuk itu, Wali Kota menginstruksikan OPD lingkup Pemkot Jayapura harus bekerja keras dalam waktu 2 bulan ke depan.

“Selain itu juga, terkait dengan pelayanan terpadu satu pintu akan kita benahi instansi teknisnya,” lanjutnya.

Permintaan ketiga oleh KPK yaitu kepatuhan LHKPN dan pengendalian gratifikasi juga pengawasan Dana Desa.

“Sehingga kami programkan di anggaran perubahan yaitu sistem keuangan desa. Dan yang harus kita lakukan yaitu penerapan tunjangan perbaikan penghasilan berbasis kinerja,” sambungnya.

Wali Kota juga mengingatkan soal batas waktu penyusunan RPJMD Kota Jayapura pada 25 November mendatang agar segera diselesaikan. Karena jika tidak dilakukan, maka Pemkot akan dikenai teguran.

Untuk itu, ia meminta agar diseriusin karena RPJMD Pemkot Jayapura 2018-2022 sangat penting dimana OPD  yang bertanggung jawab agar segera menyelesaikan RPJMD tersebut.

“Saya minta kita fokus menyelesaikan program APBD induk dan anggaran perubahan yang telah diserahkan,” imbuhnya.

Wali Kota juga pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Monitoring Meja dimana hasil yang dicapai sangat memuaskan karena untuk fisik sudah mencapai 75,58 persen dan keuangan mencapai 42,43 persen.

“Yang masih di bawah 50 atau 40 persen agar segera kinerjanya segera ditingkatkan,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga