KPU Papua - DPRP Rapat Bersama Bahas Mekanisme Pilgub 2018

Demi kelancaran dan suksesnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menggelar diskusi bersama DPRP guna membahas soal tahapan-tahapan pendaftaran dan anggaran, Rabu (11/10).
Share it:
Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy
Jayapura, Dharapos.com
Demi kelancaran dan suksesnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menggelar diskusi bersama DPRP guna membahas soal tahapan-tahapan pendaftaran dan anggaran, Rabu (11/10).

Ketua KPU Papua, Adam Arisoy menguraikan dalam rapat tadi membahas beberapa hal.

“Kita tahu bahwa di Papua sendiri ada mekanisme Orang Asli Papua (OAP, red). Apakah pendaftaran ini diterima KPU ataukah setelah KPU menerima berkas itu lengkap dan bagian syarat untuk OAP kita serahkan ke DPR dan DPR kepada MRP,” urainya ketika dikonfirmasi usai pertemuan.

Selain itu, opsi lainnya menyinggung soal dibagi dua syarat pencalonan (dukungan partai) ke KPU dan syarat calon (identitas diri sebagai OAP) di DPR.

“Dalam arti, kewenangan ada pada KPU tetapi pada proses yang sama harus diketahui oleh DPR dan MRP. Inilah permasalahan yang harus kita sinkronkan,” jelas Arisoy.

Nantinya, sambung dia, apa yang sudah di sepakati dalam rapat tersebut akan dikoordinasikan dengan KPU RI.

“Apakah kita tetap ikut jadwal secara nasional atau pendaftaran kita serahkan kepada DPR tetapi harus berdasarkan tahapan Nasional yang ada,” sambung Arisoy.

Ditambahkannya, untuk masalah anggaran pihaknya sudah sampaikan bahwa anggaran yang diterima sebesar Rp100 Miliar tidak mencukupi karena akan dibagi juga ke kabupaten/kota lain. Sehingga dibutuhkan Rp 200,3 Miliar guna mencukupi semua proses untuk triwulan yang pertama.

“Sedangkan untuk jadwal pendaftaran, direncanakan pada tanggal 8 – 10 Januari 2018 yang dikuti
dengan penetapan calon pada 12 Ferbuari 2018 dan pencabutan nomor urut pada 13 Ferbuari 2018. Selanjutnya adalah tahapan kampanye berjalan,” pungkasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments: