Kumpul Kepsek, Wali Kota Minta Peserta Didik Diawasi Maksimal

Menyikapi kondisi Kota Jayapura akhirnya seperti maraknya kasus penjambretan, pemerkosaan, hingga kurang efektifnya proses belajar mengajar di sekolah, Wali Kota melakukan pertemuan dengan seluruh kepala sekolah mulai jenjang Paud sampai dengan SMA-SMK.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat memberi arahan kepada ratusan kepsek se Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com
Menyikapi kondisi Kota Jayapura akhirnya seperti maraknya kasus penjambretan, pemerkosaan, hingga kurang efektifnya proses belajar mengajar di sekolah, Wali Kota melakukan pertemuan dengan seluruh kepala sekolah mulai jenjang Paud sampai dengan SMA-SMK.

Pertemuan tersebut berlangsung di aula  SMA YPPK Taruna Dharma Kotaraja, Jumat (13/10).

Turut hadir, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jayapura, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura.

Dalam arahannya, Wali Kota meminta para kepsek dapat menyampaikan kepada komite sekolah dan orang tua untuk selalu menjaga, melindungi dan mengawasi anak-anak mereka secara maksimal agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

Mengingat masalah-masalah yang terjadi akhir-akhir ini di kota Jayapura cukup meresahkan warga kota seperti penjambretan dan pemerkosaan

“Kepala sekolah adalah pemimpin yang kita angkat untuk menangani dan mengatur sekolahnya dan saat ini kita berikan tugas tambahan dimana kebijakan dan program dari Pemerintah kota juga disampaikan kepada staf Tata Usaha dan semua dewan guru di sekolah masing-masing baik yang tersisa dua bulan maupun untuk 5 tahun ke depan,” dorongnya.

Wali Kota juga kembali menyampaikan harapannya terhadap tanggung jawab kepala sekolah untuk menjaga Kota Jayapura sebagai barometer pendidikan di Tanah Papua.

“Karena para kepala sekolah adalah pribadi-pribadi yang cerdas, pintar dan beriman serta bertakwa dan layak menjadi contoh, panutan dan teladan bagi para peserta didik,” harapnya.

Ratusan kepsek mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK saat menerima arahan dari Wali Kota  
Ditegaskan pula, bahwa pertemuan ini sangatlah penting sehingga bagi mereka yang tidak mengindahkan pertemuan ini tentu akan menjadi catatan merah baginya.

"Pertemuan hari ini sangat penting untuk itu bagi kepala sekolah yang tidak mengindahkan pertemuan ini akan menjadi catatan merah bagi saya,” tegas Wali Kota.

Karena membangun kota ini sesuai visi Pemerintah Kota Jayapura yaitu dengan satu hati.

“Satu hati dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing maupun dalam jenjang apapun bukan semata-mata bagi kepentingan masyarakat tapi semuanya untuk kemuliaan nama Tuhan,” tukasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, I Wayan Mudiyasa, S.Pd, M.MPd menambahkan dalam pertemuan ini, turut diundang pengelola PKBM, Lembaga Kursus Pelatihan PAUD, SD, SMP dan SMA dan SMK sebanyak 400 orang.

Kehadiran mereka adalah untuk menerima wejangan dari Walikota terkait apa yang menjadi isu strategis pada saat ini.

Dan semuanya telah disampaikan Wali Kota seperti kasus pemerkosaan, penjambretan serta kurang efektifnya proses belajar mengajar di sekolah.

“Untuk itu, apa yang sudah disampaikan agar segera ditindaklanjuti oleh kepala sekolah dan para guru.
Dan mulai hari Senin (16/10), kepala sekolah yang hadir harus menjadi pembina upacara untuk menyampaikan amanat Wali Kota,” cetusnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: