Polisi Masih Dalami Insiden Jatuhnya Mobil di Danau Kampung Yoka

Kapolres Jayapura Kota AKBP Tober Sirait mengatakan jika pihaknya masih mendalami dugaan pelanggaran hukum terkait kasus jatuhnya mobil Toyota Etios di danau tepatnya di Kampung Yoka pada 26 September lalu.
Share it:
Kondisi mobil Etios pasca jatuh ke dalam danau di kawasan Kampung Yoka, Kota Jayapura 
Jayapura, Dharapos.com
Kapolres Jayapura Kota AKBP Tober Sirait mengatakan jika pihaknya masih mendalami dugaan pelanggaran hukum terkait kasus jatuhnya mobil Toyota Etios di danau tepatnya di Kampung Yoka pada 26 September lalu.

"Kalau dilihat dari aspek pelanggaran hukum sampai saat ini kita masih mendalaminya," akuinya, Selasa (3/10).

Kapolres mengaku hingga saat ini kondisi yang bersangkutan diketahui mengalami depresi.

“Oleh karena itu, kami belum bisa memeriksa bersangkutan lebih lanjut untuk memperoleh keterangan,” tandasnya.

Insiden jatuhnya mobil Toyota Etios di danau tepatnya di Kampung Yoka pada 26 September lalu akhirnya terungkap setelah sebelumnya beredar isu di kalangan masyarakat Kota Jayapura bahwa sang pengemudinya diculik.

Bahkan dipastikan, pengemudi Etios berinisial NDL yang menurut perkiraan awal diculik ternyata menjadi aktor utama dibalik skenario terjadinya insiden kecelakaan tersebut.

Sebagaimana klarifikasi yang disampaikan Kapolresta Jayapura AKBP. Tober Sirait, dimana dugaan polisi awalnya jatuhnya kendaraan tersebut karena kecelakaan.

Namun setelah dievakuasi dari dalam danau, ternyata tidak ditemukan pengemudi selaku korban.

“Selanjutnya kami melakukan interogasi dan pencarian di sekitar TKP dengan melibatkan tim SAR selama beberapa hari namun korban tidak juga ditemukan,” bebernya.

Meski demikian, polisi tak berhenti sampai disitu saja, tapi terus mendalami masalah ini.

“Tadi malam yang bersangkutan atas nama NDL sudah ditemukan dalam keadaan hidup dan sekarang yang bersangkutan berada bersama orang tuannya,” cetus Kapolres yang dikonfirmasi di halaman Polres Jayapura Kota, Selasa (3/10).

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, pihaknya memperoleh keterangan bahwa ada permasalahan keluarga sehingga NDL mengambil jalan pintas dengan cara membangun sebuah skenario untuk menjatuhkan mobilnya sendiri ke danau.

“Bukan hanya itu saja, kami juga memperoleh keterangan yang bersangkutan sesaat setelah kendaraan dijatuhkan ke danau langsung menghilang ke Surabaya,” sambungnya.

Namun, setelah beberapa hari di sana yang bersangkutan mendengar isu yang berkembang di media sosial bahwa dirinya dinyatakan hilang.

“Karena takut, yang bersangkutan kembali ke Jayapura pada 1 Oktober kemarin,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga