Sekda Wakili Bupati Mambra Serahkan DPA APBD Perubahan 2017

Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2017 Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya (Mambra) resmi diserahkan kepada para pimpinan OPD setempat.
Share it:
Sekda Drs. Alfons Sesa, MM mewakili  Bupati Mambra saat penyerahan DPA OPD, Rabu (25/10)
Burmeso, Dharapos.com
Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2017 Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya (Mambra) resmi diserahkan kepada para pimpinan OPD setempat.

Penyerahan dilakukan oleh Bupati yang diwakili Sekretaris Daerah Drs. Alfons Sesa, MM berlangsung di aula Bappeda Kabupaten Mambra, Rabu (25/10).

“Untuk bekerja di kabupaten ini, sudah menjadi kewajiban kita agar melibatkan Tuhan dalam semua perencanaan dan pelaksanaan sehingga apa yang kita kerjakan menjadi berkat bagi masyarakat,” ungkap Sekda mengawali sambutannya.

Dikatakannya, penyerahan DPA Perubahan ini merupakan salah satu bagian penting dalam menerjemahkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mambra saat ini.

Ditegaskan pula, waktu yang dimiliki OPD untuk menyelesaikan program dan kegiatan tinggal 30 hari efektif.

“Untuk itu, saya tegaskan beberapa hal penting yang harus dilakukan yakni melakukan konsolidasi internal dengan semua pejabat eselon 3, 4 dan staf serta semua yang ada di dalam instansi organisasi perangkat daerah untuk menyelesaikan program dan kegiatan yang sudah tertera dalam DPA,” tegasnya.

Penandatanganan berita acara penyerahan oleh pimpinan OPD sebelum penyerahan 
Sekda juga menyinggung soal opini yang saat ini berkembang luas di tengah masyarakat bahwa PNS Mambra hanya datang bawa uang dan pergi.

Terkait dengan opini negatif masyarakat tersebut, Sekda meminta agar seluruh ASN di lingkup 
Pemkab Mambra agar bekerja sungguh-sungguh, harus merasa malu dan punya rasa tanggung jawab setiap melaksanakan tugas sebagai pegawai negeri sipil atau pelayan masyarakat.

“Kita adalah orang-orang terbaik yang punya rasa tanggung jawab kepada masyarakat,” imbuhnya.

Opini masyarakat bahwa Pemerintah ini tidak berjalan, diakuinya dapat membawa citra negatif bagi pimpinan daerah ini.

Karena sesungguhnya yang tidak menjalankan tugas itu bukan Bupati atau Wakil Bupati tetapi seluruh ASN Kabupaten Mambra yang harus bertanggung jawab untuk itu.

“Untuk itu, saya minta jangan berlama-lama di luar Kabupaten Mamberamo Raya. Selesai perjalanan dinas harap segera kembali melaksanakan tugas sebagaimana biasanya,” desaknya.

Ia juga mengingatkan pimpinan OPD untuk segera bertanggung jawab dan menindaklanjuti penyerahan DPA tersebut.

“Setelah menerima DPA, ini bukan berarti tugas kita selesai. Masih banyak tugas kita yang lain yaitu mereview Renstra dan Renja sehingga kita akan mengukur selama 5 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terhadap apa yang telah dicapai,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Mamberamo Raya

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga