Targetkan Terang Benderang, Wali Kota Tinjau Sejumlah Kawasan di Kota Jayapura

Pemerintah Kota lima tahun ke depan menargetkan Kota Jayapura sebagai kota “Terang Benderang“ dalam rangka mengejawantahkan program dan visi misi kepemimpinan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dan wakilnya, Ir. H. Rustan Saru, MM.
Share it:
Wali Kota didampingi Sekda, Kepala Bappeda Kota Jayapura serta dinas terkait saat meninjau sejumlah titik
di kompleks-kompleks atau kawasan dimana LPJU tidak menyala maupun yang masih gelap
Jayapura Dharapos.com
Pemerintah Kota lima tahun ke depan menargetkan Kota Jayapura sebagai kota “Terang Benderang“ dalam rangka mengejawantahkan program dan visi misi kepemimpinan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dan wakilnya, Ir. H. Rustan Saru, MM.


Bahkan dalam anggaran perubahan tahun ini telah diprogramkan untuk beberapa titik di sejumlah kawasan harus menjadi terang benderang.

Berkaitan dengan itu, Rabu malam (4/4) Wali Kota bersama Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM, Kepala Bappeda Kota Jayapura dan dinas terkait  melaksanakan peninjauan ke sejumlah titik di wilayah Kota Jayapura seperti ke kompleks-kompleks atau kawasan dimana lampu penerangan jalan umum  (LPJU) tidak menyala maupun yang masih gelap.

Wali Kota bersama rombongan telah melakukan peninjauan sejak pukul 07.00 -22.30 WIT dengan melintasi jalan alternatif, pertigaan Rumah Sakit Bhayangkara melewati Perumnas 3 dan menuju ke Buper Waena.

“Sebagian jalan masih tampak gelap sehingga mulai Oktober - Desember nanti kita akan bangun 25 titik LPJU," ungkap Wali Kota DR.Benhur Tomi Mano.MM usai melakukan peninjauan.

Pihaknya juga melakukan pemantauan di sepanjang jalan Buper Waena hingga kampus IPDN dimana belum ada LPJU.

“Jadi, 25 titik termasuk di sepanjang jalan Buper Waena hingga ke kampus IPDN akan dibangun LPJU,” tandasnya.

Rencananya, Kamis (5/10), Wali Kota juga akan meninjau sejumlah kompleks seperti Yoka, Nafri hingga Dok IX  untuk memastikan titik-titik yang akan di bangun LPJU.

“Jika sepanjang jalan menjadi terang benderang maka tentu akan mengurangi tingkat kriminal di wilayah Kota Jayapura,” cetusnya.

Kondisi salah satu LPJU di kawasan jalan alternatif yang rusak akibat dilempari warga
Diakui Wali Kota, program Pemkot Jayapura di waktu malam sudah dilakukan sejak periode 5 tahun sebelumnya.

“Dan sisa yang belum kita pasang lampu jalan nantinya akan dianggarkan pada APBD Induk 2018,” janjinya.

Dirincikan, untuk anggaran perubahan 2017 yang  telah ditetapkan adalah pembangunan dua pos keamanan TNI - Polri yaitu di Buper Waena dan satunya lagi di jalan alternatif karena pada lokasi tersebut masih terjadi aksi palak oleh sekelompok masyarakat.

“Dalam anggaran perubahan juga kami sudah programkan untuk operasi Garnizun di malam hari,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot juga telah menetapkan anggaran perubahan bersama DPRD serta mendapat dana tambahan dari Pemerintah pusat senilai Rp46 miliar dari dana DAK dan nantinya dana tersebut akan dibagi habis.

Dan sisa Rp25 miliar nanti akan digunakan untuk pembangunan fisik dan non fisik yang ada di wilayah kota salah satunya adalah pemasangan LPJU.

Pantauan media ini, saat Wali Kota dan rombongan melakukan peninjauan di jalan alternatif tepatnya di depan kawasan Rusunawa Perumnas 3 Waena terdapat 20 titik LPJU yang sudah tidak menyala akibat dilempari warga.

“Nantinya sejumlah titik LPJU yang telah dirusaki warga akan kita benahi kembali,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: