Tersisa 2 Bulan, Wali Kota Tuntut OPD Fokus Tuntaskan Kegiatan

Dengan waktu tersisa 2 bulan lagi, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM menuntut seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Jayapura fokus menuntaskan seluruh kegiatan.
Share it:
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM 
Jayapura, Dharapos.com
Dengan waktu tersisa 2 bulan lagi, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM menuntut seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Jayapura fokus menuntaskan seluruh kegiatan.

Dalam hal ini kegiatan yang telah diprogramkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD (APBD) Kota Jayapura TA 2017.

Termasuk pula fokus dalam menyelesaikan anggaran perubahan yang telah ditetapkan pada sidang paripurna baru-baru ini.

“Saya berharap ada peningkatan kualitas  dan mutu pekerjaan bahkan lebih dari itu meningkatnya kualitas kinerja dari seluruh pimpinan OPD,” demikian harapan Wali Kota yang dikonfirmasi, di  ruang kerjanya, Jumat (6/10).

Pria yang akrab disapa BTM ini juga meminta dalam pertanggungjawabkan keuangan harus efektif, efisien dan transparan.

Karena selaku perpanjangan tangan dari Wali Kota, para pimpinan OPD dituntut untuk mampu menyelesaikan semua program dan kegiatan semaksimal mungkin.

Sebelumnya dalam rapat pimpinan yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota, seluruh pimpinan OPD di lingkup Pemkot Jayapura dalam rangka meningkatkan kualitas dan tensi kerja mengingat waktu penutupan anggaran tahun 2017 hanya tersisa 2 bulan.

BTM pada kesempatan tersebut menyoroti kinerja jajarannya, yang diingatkan untuk tidak hanya fokus pada tugas dan fungsi sesuai Peraturan daerah, namun tidak mengerti tugas lain.

Ia mencontohkan, Satuan Polisi Pamong Praja selaku penegak Perda, tidak hanya terpaut pada tugas melindungi dan menjaga Wali Kota dan Wakil Wali Kota namun tugas lain harus dikembangkan.

“Seperti yang selama ini di abaikan dalam hal mengawasi dan melakukan patroli di Kota Jayapura dari pagi sampai malam,” sorotnya.

Belum lagi kendaraan roda dua yang parkir di atas trotoar-trotoar yang seharusnya ditertibkan termasuk para pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar harus ditertibkan.

“Termasuk juru parkir yang tidak berseragam harus ditertibkan tetapi kenyataannya itu tidak dilakukan,” sesalnya.

Orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini, menilai Satpol PP tidak mampu menjabarkan tugas mereka secara baik.

“Begitu juga Dinas Perhubungan yang sudah melakukan pengadaan kapal pariwisata dan speed boat sudah seharusnya dioptimalkan,” tegasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: