Wali Kota Kecewa Kondisi Taman Imbi Kumuh dan Bau Busuk

Setelah sehari sebelumnya memantau sejumlah kawasan, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM kembali melakukan sidak ke Taman Imbi yang terletak di pusat Kota Jayapura, Jumat (13/10). Kunjungan kesekian kalinya itu untuk melihat secara dekat kondisi taman tersebut.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM disela-sela sidak ke Taman Imbi sempat berdiskusi dengan
salah satu mama Papua yang menjajakan dagangannya di emperan toko depan hotel Yasmin 
Jayapura, Dharapos.com
Setelah sehari sebelumnya memantau sejumlah kawasan, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM kembali melakukan sidak ke Taman Imbi yang terletak di pusat Kota Jayapura, Jumat (13/10).
Kunjungan kesekian kalinya itu untuk melihat secara dekat kondisi taman tersebut.

Selesai meninjau Taman Imbi, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini kemudian melanjutkan sidak ke “Gedung Putih” yang selama ini sudah menjadi warning Wali Kota untuk segera di robohkan karena mengganggu pemandangan.

Serta melihat emperan toko yang berada di depan Hotel Yasmin.

Usai melakukan sidak, Wali Kota mengaku kecewa melihat banyak sampah yang bertebaran sehingga membuat wajah Taman Imbi menjadi kotor.

Parahnya lagi, bukan hanya sampah biasa bahkan ditemukan pula kotoran manusia di dalam areal taman tersebut.

Ia mengaku jika taman ini telah difungsikan untuk masyarakat kota terutama sebagai tempat bermain anak-anak TK atau Paud.

"Tapi taman ini sekarang sudah kumuh bahkan berbau busuk, padahal lokasinya berada di pusat kota," sesal Wali Kota seusai melakukan sidak.

Menyikapi itu, pihaknya akan menangani secara khusus dimana nantinya taman tersebut akan dibongkar dan dipugar untuk menjadi taman yang baik.

“Nantinya saya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak berkaitan dengan patung yang berada di areal taman tersebut untuk diturunkan sementara dan dibuat yang bagus serta dibuat lebih tinggi sehingga taman tersebut bisa berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan tempat bermain anak-anak,” janjinya.

Sementara itu, saat meninjau “Gedung Putih” Wali Kota sempatkan diri naik ke lantai 3 yang saat ini dihuni 3 warga kota dan berkomunikasi dengan ketiga warga tersebut namun mereka tidak terbuka.

Olehnya itu, Wali Kota masih memberikan mereka waktu kepada pemilik gedung dan sudah serius untuk merobohkan bangunan tersebut.

Selain itu, putra asli Port Numbay ini juga meminta warga kota tidak boleh lagi menjual togel di depan pertokoan.

“Kita orang Papua orang yang percaya kepada Tuhan dan sudah mengenal Injil sehingga judi ini tidak boleh dilakukan,” tegurnya secara baik.

Pria yang akrab disapa BTM ini juga berdiskusi dengan mama-mama untuk tidak berjualan di emperan toko tapi nantinya mereka harus masuk ke pasar.

Dan jika pasar Mama Papua sudah difungsikan maka mereka akan ditempatkan di sana sehingga pertokoan tersebut menjadi steril dan bersih.

Pada momen sidak tersebut, BTM juga sempatkan waktu untuk membeli noken dari salah satu Mama Papua yang menjajakan dagangannya di emperan toko depan Hotel Yasmin.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: