Wali Kota Minta Satpol PP Kembali Tempati Kantor di APO

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM kembali meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Jayapura untuk segera menempati kantor yang berlokasi di kawasan APO tepat berada di samping Mall Jayapura.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat sidak ke kantor Satpol PP Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM kembali meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Jayapura untuk segera menempati kantor yang berlokasi di kawasan APO tepat berada di samping Mall Jayapura.

“Kantor tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten Jayapura yang sudah diserahkan kepada
Pemerintah kota dan hal ini dipertegas dengan dasar hukum yang kuat,” tegasnya usai melakukan sidak ke kantor Satpol PP, Kamis (12/10).

Untuk itu, Wali Kota kembali menekankan kepada masyarakat adat bahwa ada mekanisme yang diatur oleh Pemerintah.

“Karena pemerintah tidak mungkin membuat masyarakat menjadi sengsara apalagi memoroti tangan masyarakat ataupun bangunan untuk ditempati namun semuanya ada aturannya begitu pun sebaliknya masyarakat tidak boleh mengklaim bahwa lokasi tersebut merupakan tanah mereka,” kembali tegasnya.

Wali Kota juga mengaku telah bertemu dengan para Ondoafi untuk penanganan masalah lokasi tersebut bahkan turut mendorong masyarakat adat agar menempuh jalur hukum demi membuktikan kebenaran aset Pemkab Jayapura yang telah diserahkan kepada Pemkot.

“Saya minta jika masyarakat adat tidak puas dengan apa yang dilakukan Pemerintah maka silakan ajukan ke pengadilan dan kami sudah siap mendukung Pemerintah Kabupaten selaku pemilik aset dimaksud,” dorongnya.

Putra asli Port Numbay ini juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan pembayaran di atas pembayaran.

“Dan Pemerintah juga mempunyai kekuatan besar yakni aparat kepolisian dan kapan saja kekuatan tersebut bisa digerakkan karena semua ini telah diatur dengan aturan,” kembali tegasnya.

Wali Kota menambahkan, Bagian Umum akan dikerahkan untuk mengeluarkan semua barang yang ada di kantor sementara Satpol PP untuk segera dipindahkan.

“Dan saya ingatkan jangan ada yang menghakimi karena semua ini ada hukum yang mengatur,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyoroti terjadinya praktek pungutan liar (Pungli) Rp10.000 - 15.000,- di sepanjang jalan Mall Jayapura.

“Saya minta kepada Satuan Polisi Pamong Praja untuk menindak tegas karena hal tersebut merupakan pungli dan pemerasan terhadap warga,” desaknya.

Pemerintah sambung putra asli Port Numbay ini tidak boleh diam terhadap hal ini.

“Karena Pemerintah hadir untuk melayani dan bukan mengecewakan atau memberatkan rakyat. Nantinya kita akan lakukan penertiban dan berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga