Warga Ringkus Penjambret Dijanjikan Hadiah Rp25 Juta

Guna mempersempit gerak aksi penjambretan di Kota Jayapura, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM menjanjikan hadiah berupa bonus Rp25 juta bagi warga kota yang berhasil menangkap pelaku hidup-hidup.
Share it:
Kota Jayaputa, ibukota Provinsi Papua
Jayapura, Dharapos.com 
Guna mempersempit gerak aksi penjambretan di Kota Jayapura, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM menjanjikan hadiah berupa bonus Rp25 juta bagi warga kota yang berhasil menangkap pelaku hidup-hidup.

Janji hadiah uang tersebut terpaksa dilontarkan orang nomor satu di ibukota provinsi paling timur Indonesia ini dalam rangka mempersempit ruang gerak para penjambret yang telah meresahkan warga melalui aksi mereka.

Wali Kota bahkan mendukung Kapolda Papua Irjen. Pol. Boy Rafli Amar yang telah mengeluarkan instruksi “Tembak di Tempat” terhadap pelaku penjambretan di Kota Jayapura.

Karena aksi mereka telah mengakibatkan sejumlah warga kota mengalami luka hingga harus dirawat di rumah sakit bahkan sampai meninggal dunia.

Wali Kota mengaku prihatin dengan kondisi Kota Jayapura yang beberapa waktu belakangan ini marak dengan berbagai aksi kejahatan.

“Saya mengharapkan kepada para Lurah dan kepala kampung untuk mengaktifkan RT/RW setempat untuk membangun siskamling di wilayah masing-masing,“  imbuhnya usai  membuka kegiatan Sosialisasi Pembekalan Gerakan Cerdas Menggunakan Obat  (GeMaCeMat) pada Pemegang Kebijakan di Kabupaten/kota, bertempat di Aston Hotel, Rabu (4/10).

Selain itu juga, intens untuk melakukan pendataan terhadap orang yang masuk dan keluar. Dan jika dilaksanakan dengan baik maka semua masalah dapat diatasi dengan baik pula.

“Untuk itu, RT/RW harus proaktif untuk melakukan penataan di wilayah masing-masing begitu juga kepala distrik dan lurah hingga kepala kampung harus turut mendukungnya. Karena, RT/RW adalah orang-orang yang dipilih dan dipercaya serta dihormati untuk bisa mengayomi dan melindungi rakyatnya,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa BTM ini juga menyoroti warga yang selalu menagih uang menggunakan kardus dari pagi hingga sore memanfaatkan kolam kecil di jalan padahal  itu merupakan tugas dari Dinas Pekerjaan Umum.

Begitu juga pada lokasi jalan-jalan tertentu, warga membabat rumput hingga sore hari sementara setiap warga yang lewat dengan mobil atau motor di tagih uang menggunakan kardus.

Ia pun meminta aksi-aksi seperti ini harus diberantas karena sangat meresahkan masyarakat sebagai pengguna jalan.

“Sejak memimpin Kota Jayapura, saya bertekad untuk melindungi dan memberikan rasa aman dan nyaman untuk seluruh warga,” tukas BTM.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: