Wawali Tinjau Lokasi Kebakaran di Hamadi Lembah Sekaligus Kunjungi para Korban

Sebanyak 27 kepala keluarga yang selama ini bermukim di kawasan Hamadi Lembah tepatnya RT.02/RW.08 Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapira Selatan harus kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran yang terjadi dini hari sekitar pukul 03.00 WIT.
Share it:
Wawali Ir. H. Rustan Saru, MM saat meninjau lokasi kebakaran dikawasan Hamadi Lembah, Rabu (11/10)
Jayapura, Dharapos.com
Sebanyak 27 kepala keluarga yang selama ini bermukim di kawasan Hamadi Lembah tepatnya RT.02/RW.08 Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan harus kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran yang terjadi dini hari sekitar pukul 03.00 WIT.

Akibat musibah tersebut, puluhan warga harus tinggal di tenda darurat, yang langsung disiapkan Pemerintah Kota Jayapura, melalui Dinas Sosial setempat.

Pasca mendapat informasi tadi pagi, sekitar pukul 12.00 WIT, Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM langsung turun lapangan meninjau lokasi sekaligus memastikan kondisi para korban kebakaran.

Ia atas nama Pemkot dan pribadi mengaku prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warga di kawasan tersebut.

“Pemerintah Kota Jayapura juga telah mengambil langkah dengan mendirikan posko penanggulangan bencana sementara yang akan menangani korban selama satu minggu ke depan,” urainya, ketika dikonfirmasi, Rabu (11/10).

Pemkot melalui Dinsos telah mengambil langkah penanganan berupa pelayanan kesehatan gratis, pemberian makanan siap saji dan juga bantuan bagi kebutuhan anak-anak sekolah.

Untuk itu, Wawali berharap RT dan RW dapat mendata warganya secara lengkap guna mengantisipasi apabila terjadi sesuatu sehingga ada data yang valid.

“RT/RW juga harus berperan mengingatkan warganya untuk melapor  demi mengantisipasi rentetan peristiwa kebakaran yang terjadi karena ada kepala keluarga yang belum terdata sebagai penduduk di Kota Jayapura,” sambungnya.

Wawali saat menyambangi para korban di tenda-tenda penampungan sementara
Karena banyak dari warga yang pindah dari daerah lain ke Kota Jayapura untuk mencari hidup namun tidak dilengkapi dengan surat pindah atau pengantar dari daerah asal.

Seperti yang terjadi di lokasi kebakaran Hamadi Lembah, ada beberapa warga yang tidak memiliki identitas Kota Jayapura.

Bagi warga yang ingin mengontrak ataupun menyewa rumah agar melapor ke RT dan RT setempat sehingga terdata dengan baik karena jika tidak maka dipastikan timbul persoalan

“Hal ini juga dalam rangka penertiban dokumen kependudukan,” tandasnya.

Untuk upaya pemadam kebakaran menurut Wawali sudah cukup aktif dalam melaksanakan tugas khususnya mereka yang pos di Karang Ampas Entrop.

“Namun kekurangan dari pemadam kita yaitu belum adanya nomor kontak khusus yang bisa dihubungi dan saat ini lagi diupayakan Pemerintah kota untuk dapat memberikan layanan yang bisa dihubungi jika terjadi kebakaran,” janjinya.

Ketua RW.008 Hamadi Lembah Habel Rudamaga mengungkapkan bahwa ruko yang terbakar tersebut adalah milik Haji Maya sebanyak 4 petak dan Pendeta Numberi sebanyak 6 petak.

Ia juga mengakui bahwa warga yang menjadi korban kebakaran tersebut rata-rata tidak melapor ke RW setempat dan memiliki KTP dari luar Papua.

Sementara salah satu korban Royke yang mengalami luka di sekujur tubuh menyatakan kejadian tersebut berlangsung pukul 03.00 WIT.

“Saya mengambil langkah untuk memadamkan api dengan air namun tidak mampu untuk mengatasi kebakaran tersebut karena kobaran api yang sudah cukup besar,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga