Di Wamena, Menteri BUMN Kunjungi SPBU “Satu Harga”

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai salah satu penggerak roda perekonomian Indonesia. BUMN juga hadir untuk negeri dan terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di daerah pedalaman dan daerah terluar.
Share it:
Menteri BUMN Rini M. Soemarmo saat meninjau SPBU Kompak di Distrik Wamena untuk melihat
langsung program BBM Satu Harga di daerah tersebut sekaligus melakukan pengecekan
kartu kendali pembelian BBM yang diberikan kepada masyarakat  setempat
Jayapura, Dharapos.com
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai salah satu penggerak roda perekonomian Indonesia.
BUMN juga hadir untuk negeri dan terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di daerah pedalaman dan daerah terluar.

Dan kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menteri BUMN Rinie M. Soemarno sejak 19 - 20 November ke beberapa tempat di Papua seperti Kabupaten Puncak Jaya Distrik Mulia, dan Kabupaten Jayawijaya, Distrik Wamena, adalah dalam rangka meninjau langsung kondisi masyarakat setempat dan program-program Pemerintah khususnya di daerah pedalaman.

Pada kesempatan itu, Menteri BUMN meninjau SPBU Kompak di Distrik Wamena untuk melihat langsung program BBM satu harga di daerah tersebut sekaligus melakukan pengecekan kartu kendali pembelian BBM yang diberikan kepada masyarakat  setempat.

Turut mendampingi, Direktur Pemasaran Muhammad Iskandar dan GM MOR VIII Made Adi Putra.

Menurut Menteri, dengan program BBM Satu Harga ini, Pertamina ikut membantu menyejahterakan masyarakat .

"Jadi keuntungan Pertamina ini dijadikan untuk menjalankan program BBM satu harga, agar masyarakat di daerah ini hingga ke pelosok dapat merasakan harga yang sama dengan harga BBM di Jawa, dan ini sangat membantu untuk menyejahterakan masyarakat di sini," tandasnya.

Senada dengan Menteri BUMN, Direktur Pemasaran Pertamina Iskandar mengatakan Program BBM satu harga ini disusun roadmapnya agar menjangkau ke daerah pedalaman.

"Pada tahun 2016 kita susun roadmap untuk BBM satu harga agar masuk ke daerah pedalaman yang belum kita jangkau,” ungkapnya.

Hal ini dalam rangka Pertamina mendekatkan diri ke masyarakat supaya nantinya dapat merasakan harga yang sama dengan Pulau Jawa.

“Inilah program pemerintah untuk pemerataan," cetus Iskandar.

Diuraikannya,  sejak 2016 - 2018 ditetapkan sebanyak 33 titik lokasi BBM satu harga yang tersebar di Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku utara.

"Ada 8 titik lokasi tahun 2016, 11 titik pada 2017 dan 14 titik pada 2018 mendatang," urai Iskandar.

Kebutuhan di Wamena sendiri sebanyak 990 KL perbulan. Selain itu, di Wamena untuk pembelian BBM diterapkan dengan menggunakan kupon dan kartu kendali.

Kupon tersebut diberikan untuk pembelian BBM jenis solar dan pembagiannya sesuai kebutuhan masyarakat dari 15-60 liter per orang sedangkan kartu kendali untuk pembelian BBM jenis Premium.

“Untuk pembelian dengan sistem seperti ini baru pertama kali diterapkan di Wamena. Dan diharapkan daerah lain di Papua dapat mengikuti dengan sistem seperti ini,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga